Dalam penelitian Science China Life Sciences pada Selasa (21/1/2020), para peneliti dari Institut Pasteur Shanghai di bawah Chinese Academy of Science dan lembaga penelitian China lainnya membandingkan urutan genom dari 2019-nCoV dengan virus corona lain yang juga menginfeksi manusia, yakni SARS-CoV dan MERS-CoV.
Mereka menemukan, 2019-nCoV 70 persen mirip dengan SARS-CoV dan 40 persen mirip dengan MERS-CoV.
Analisis menunjukkan, 2019-nCoV adalah kelompok Betacoronavirus yang terdiri dari virus RNA beruntai tunggal yang menginfeksi hewan liar, kawanan hewan, dan manusia.
Virus ini memicu wabah dan infeksi yang terkadang tanpa disertai gejala yang jelas.
Pada pohon evolusi, 2019-nCoV cukup dekat dengan kelompok virus corona penyebab SARS, yakni virus corona kelelawar HKU9-1, virus yang ditemukan pada kelelawar buah.
Ilmuwan menduga, virus corona baru pertama kali dibawa oleh kelelawar.
3. Ganti nama
WHO menamai virus corona baru dari Wuhan pada 19 Februari 2020 menjadi SARS-CoV-2.
Cprpnavirus Study Group (CSG) memutuskan menggunakan nama SARS-CoV-2 karena virus ini ditemukan sebagai varian dari virus corona yang menyebabkan wabah severe acute respiratory syndrom (SARS) pada tahun 2002-2003.
Dijelaskan dalam situs resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), Covid-19 atau coronavirus disease adalah nama penyakit yang sedang mewabah saat ini.
Sementara itu, SARS-COV-2 adalah nama virus yang menyebabkan Covid-19.
4. Indonesia umumkan kasus pertama pada 2 Maret 2020
Pada 2 Maret 2020, Presiden Joko Widodo dan Terawan Agus Putranto yang saat itu menjadi Menteri Kesehatan mengumumkan kasus pertama Covid-19 di Tanah Air.
Ada dua orang yang diumumkan positif Covid-19. Keduanya sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.
Sejak saat itu, kasus Covid-19 di Indonesia terus bertambah dan hingga hari ini sudah lebih dari 685 ribu kasus.
Berdasarkan data yang masuk hingga Rabu (22/12/2020) pukul 12.00 WIB, kasus Covid-19 di Tanah Air telah mencapai 685.639 orang. Bertambah 7.514 kasus dari 24 jam sebelumnya.
Dalam data yang sama, terdapat 558.703 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Ada penambahan kasus sembuh sebanyak 5.981 orang dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, kasus pasien meninggal dunia bertambah 151 orang, sehingga total saat ini menjadi 20.408 orang.
5. Virus corona terus bermutasi
Sejak pertama kali diumumkan, virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 telah mengalami ribuan mutasi.