China Akan Memiliki 600 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Siap Digunakan Tahun Ini

China saat ini memiliki lima kandidat vaksin virus corona dari empat perusahaan yang telah mencapai uji klinis fase 3.


zoom-inlihat foto
seorang-perempuan-vaksin.jpg
CHANDAN KHANNA / AFP
Seorang perempuan menerima vaksin eksperimental Covid-19 dari Yaquelin De La Cruz di Research Centers of America (RCA), Hollywood, Florida, Amerika Serikat, pada 13 Agustus 2020.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - China dikabarkan akan memiliki 600 juta dosis vaksin Covid-19 yang siap digunakan tahun ini.

Hal ini disampaikan oleh seorang ilmuwan yang bertanggung jawab atas pengembangan vaksin di China, pada Jumat (4/12/2020).

Wang Junzhi, dari Akademi Teknik China dan juga wakil kepala satuan tugas ahli pengembangan vaksin di bawah Dewan Negara, membuat pernyataan tersebut pada sebuah pengarahan di Wuhan.

“Terkait pengembangan vaksin Covid-19 akan ada pengumuman berita besar dalam satu hingga dua minggu mendatang. Sekarang sudah di tahap akhir, "kata Wang seperti dilansir ole South China Morning Post.

“Sesuai rencana, akan ada 600 juta dosis vaksin yang tidak aktif yang siap diluncurkan di pasaran tahun ini,” katanya, mengacu pada teknik konvensional yang melibatkan mematikan virus di laboratorium dan menggunakannya untuk memicu respons kekebalan.

Baca: PM Prancis: Vaksinasi Gratis untuk Semua dan Bersifat Sukarela

Dua vaksin tidak aktif yang dikembangkan oleh China National Biotec Group (CNBG) dan yang ketiga oleh Sinovac Biotech sedang dalam tahap akhir uji klinis di Amerika Selatan, Timur Tengah dan Asia tetapi pembuat obat belum merilis data fase 3 yang diperlukan untuk persetujuan regulasi.

Data CNBG akan dirilis secepatnya, perusahaan induknya China National Pharmaceutical Group mengatakan pada hari Sabtu.

Gambar selebaran yang dikeluarkan oleh kantor pers Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo memperlihatkan Gubernur Negara Bagian Sao Paulo Joao Doria memegang vaksin COVID-19 selama tahap uji coba vaksin yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit das Clinicas (HC) di negara bagian Sao Paulo , Brasil, pada 21 Juli 2020. Uji coba vaksin akan dilakukan di Brasil dalam kemitraan dengan Brasil Research Institute Butanta.
Handout / Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo / AFP
Gambar selebaran yang dikeluarkan oleh kantor pers Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo memperlihatkan Gubernur Negara Bagian Sao Paulo Joao Doria memegang vaksin COVID-19 selama tahap uji coba vaksin yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit das Clinicas (HC) di negara bagian Sao Paulo , Brasil, pada 21 Juli 2020. Uji coba vaksin akan dilakukan di Brasil dalam kemitraan dengan Brasil Research Institute Butanta. Handout / Pemerintah Negara Bagian Sao Paulo / AFP (AFP)

Sementara Sinovac juga diharapkan untuk membuat pengumuman tentang uji coba fase 3 dalam waktu dekat.

Seorang juru bicara Sinovac mengatakan perusahaan tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut ketika dihubungi untuk memberikan komentar pada hari Jumat.

Pengungkapan Wang dilakukan setelah Wakil Perdana Menteri Sun Chunlan, yang bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat di China, mengunjungi perusahaan di bawah CNBG, serta Sinovac dan badan nasional yang mengawasi vaksin di Beijing pada Rabu.





Halaman
123
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Archieva Prisyta






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved