Sebagaimana diwartakan Associated Press, Jumat (27/11/2020), adapun angka kematian di Jerman jauh lebih sedikit dibandingkan banyak negara Eropa lainnya, yakni 15.586.
Sementara Inggris, Italia, dan Prancis mencapai lebih dari 50.000 orang yang meninggal.
Baca: Lonjakan Angka Virus Corona di Rusia, 27.543 Kasus Muncul dalam 24 Jam
Baca: Kasus Corona di India Mulai Turun Stabil, Pemerintah Masih Terapkan Jam Malam
Kanselir Jerman Angela Merkel dan seluruh Gubernur Negara Bagian telah memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga Desember.
Otoritas terkait juga menambahkan lebih banyak pembatasan untuk menurunkan jumlah kasus setiap minggunya.
Persiapan Jerman Jelang Natal
Sementara itu, enam belas wilayah di Jerman menginstruksikan warganya untuk menjalani karantina mandiri selama beberapa hari jelang persiapan acara Natal.
Adapun perintah tersebut dikhususkan bagi mereka yang ingin bertemu baik dengan saudara, keluarga, dan kerabat mereka.
Tak hanya itu, sebagaimana diwartakan kantor berita DPA, dilansir Associated Press, Selasa (24/11/2020), keenam-belas negara bagian tersebut juga telah menyetujui rencana kebijakan lockdown parsial.
Kesepakatan tersebut memuat kebijakan lockdown selama beberapa minggu ke depan.
Otoritas daerah di Jerman juga sepakat untuk memajukan waktu istirahat kegiatan belajar-mengajar.
Baca: 7 Film dan Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang di Netflix, Lovestruck in the City hingga The Call
Baca: Keluarkan Dana Rp 19,8 Triliun, Filipina Siap Suntik Vaksin Covid-19 untuk 60 Juta Warganya
Di dalamnya berisi aturan bahwa pemberi kerja harus membiarkan staf mereka bekerja dari rumah.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)