Tambah 22.046 Kasus Corona dalam 24 Jam Terakhir, Jerman Peringatkan Warganya agar Taat Pembatasan

Meningkatnya jumlah kasus di Jerman belakangan ini menjadi sorotan pejabat setempat lantaran masih banyak warga yang tidak taat aturan.


zoom-inlihat foto
lanjut-usia-jerman-342424.jpg
Unsplash - bennett tobias @bwtobias
Meningkatnya jumlah kasus di Jerman belakangan ini menjadi sorotan pejabat setempat lantaran masih banyak warga yang tidak taat aturan., FOTO: Seorang pria lanjut usia berjalan memakai masker di Bielefeld, Jerman


Sebagaimana diwartakan Associated Press, Jumat (27/11/2020), adapun angka kematian di Jerman jauh lebih sedikit dibandingkan banyak negara Eropa lainnya, yakni 15.586.

Sementara Inggris, Italia, dan Prancis mencapai lebih dari 50.000 orang yang meninggal.

Baca: Lonjakan Angka Virus Corona di Rusia, 27.543 Kasus Muncul dalam 24 Jam

FOTO: Bendera Jerman
FOTO: Bendera Jerman (Unsplash - Christian Wiediger @christianw)

Baca: Kasus Corona di India Mulai Turun Stabil, Pemerintah Masih Terapkan Jam Malam

Kanselir Jerman Angela Merkel dan seluruh Gubernur Negara Bagian telah memutuskan untuk memperpanjang lockdown hingga Desember.

Otoritas terkait juga menambahkan lebih banyak pembatasan untuk menurunkan jumlah kasus setiap minggunya.

Persiapan Jerman Jelang Natal

Sementara itu, enam belas wilayah di Jerman menginstruksikan warganya untuk menjalani karantina mandiri selama beberapa hari jelang persiapan acara Natal.

Adapun perintah tersebut dikhususkan bagi mereka yang ingin bertemu baik dengan saudara, keluarga, dan kerabat mereka.

Tak hanya itu, sebagaimana diwartakan kantor berita DPA, dilansir Associated Press, Selasa (24/11/2020), keenam-belas negara bagian tersebut juga telah menyetujui rencana kebijakan lockdown parsial.

Kesepakatan tersebut memuat kebijakan lockdown selama beberapa minggu ke depan.

Otoritas daerah di Jerman juga sepakat untuk memajukan waktu istirahat kegiatan belajar-mengajar.

Baca: 7 Film dan Drama Korea Terbaru yang Siap Tayang di Netflix, Lovestruck in the City hingga The Call

Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar.
Seorang pria bermasker berjalan melewati markas perusahaan vaksin, Pfizer Inc., di New York, Amerika Serikat, pada Rabu (22 Juli 2020). Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech, sepakat menyuplai Pemerintah AS dengan 100 juta dosis vaksin Covid-19 dalam kesepakatan senilai $1,95 miliar. (JEENAH MOON / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / GETTY IMAGES VIA AFP)

Baca: Keluarkan Dana Rp 19,8 Triliun, Filipina Siap Suntik Vaksin Covid-19 untuk 60 Juta Warganya

Di dalamnya berisi aturan bahwa pemberi kerja harus membiarkan staf mereka bekerja dari rumah.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved