Keluarkan Dana Rp 19,8 Triliun, Filipina Siap Suntik Vaksin Covid-19 untuk 60 Juta Warganya

Adapun pemerintahan Presiden Duterte menggelontorkan dana lebih dari 73 miliar peso atau setara Rp 19,8 Triliun.


zoom-inlihat foto
bendera-filipina-3453.jpg
Unsplash - Cherry Bueza @cherrybueza
Kepala satuan tugas Covid-19, Carlito Galvez Jr mengatakan pada Senin malam (23/11), bahwa pemerintah masih dalam usaha negosiasi dengan empat perusahaan vaksin dari pihak Barat (AS dan Eropa), dan China., FOTO: Bendera Filipina


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Otoritas Filipina mengatakan sekitar 60 juta warga Filipina siap mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Adapun pemerintahan Presiden Duterte menggelontorkan dana lebih dari 73 miliar peso atau setara Rp 19,8 Triliun.

Langkah ini dilakukan untuk segera menghambat sekaligus mengakhiri penyebaran virus corona.

Kepala satuan tugas Covid-19, Carlito Galvez Jr mengatakan pada Senin malam (23/11), bahwa pemerintah masih dalam usaha negosiasi dengan empat perusahaan vaksin dari pihak Barat (AS dan Eropa), dan China.

Beberapa perusahaan farmasi yang sedang diajak negosiasi adalah sebagai berikut:

Baca: Viral Video Uang Sumbangan Masjid di Sebar di Jalan, Dilempar Sembarangan dari Dalam Mobil

Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (AFP PHOTO)

Baca: Subsidi Gaji Guru dan Tenaga Kependidikan Non-PNS Kemenag Cair Akhir November atau Awal Desember

Pfizer Inc, korporasi farmasi yang berada di Amerika Serikat.

Kemudian Sinovac Biotech Ltd, untuk yang telah mengklaim akan meluncurkan vaksin awal tahun depan.

Kemudian, perusahaan yang berbasis di Inggris, AstraZeneca, yang juga mengklaim berkomitmen memasok hingga 20 juta vaksin.

“Kami akan menargetkan kelompok yang paling rentan dan daerah miskin yang terkena dampak,” kata Galvez, berbicara tentang siapa yang akan diprioritaskan untuk vaksinasi.

Sementara itu, Presiden Rodrigo Duterte mengatakan pemerintah ingin agar vaksin diprioritaskan untuk aparat polisi dan personel militer.

Baca: Ditemukan Kuburan Massal Berisi 113 Jenazah Dimutilasi, Diduga Korban Perang Kartel Narkoba Meksiko

Kantor perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional Inggris-Swedia AstraZeneca PLC di Macclesfield, Cheshire, Inggris.
Kantor perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional Inggris-Swedia AstraZeneca PLC di Macclesfield, Cheshire, Inggris. (Paul ELLIS / AFP)

Baca: Hari Ini dalam Sejarah : Origin of Species Karya Charles Darwin Diterbitkan, Picu Kontroversi











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved