Longgarkan Pembatasan Bisnis, PM Pakistan: Pemerintah Tak Mau Orang Mati Kelaparan saat Pandemi

Adapun PM Imran Khan mengatakan pemerintahannya tidak ingin warga mati kelaparan saat berjuang melawan pandemi.


zoom-inlihat foto
perdana-menteri-pakistan-imran-khan-4567.jpg
WAKIL KOHSAR / AFP
Adapun PM Imran Khan mengatakan pemerintahannya tidak ingin warga mati kelaparan saat berjuang melawan pandemi., FOTO: Perdana Menteri Pakistan Imran Khan saat konferensi pers di Kabul, 19 November 2020


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Pakistan mengeluarkan kebijakan pelonggaran pembatasan bisnis agar perekonomian negara terus berjalan di tengah pandemi.

Kebijakan ini dikeluarkan saat angka infeksi virus corona terus meningkat.

Adapun PM Imran Khan mengatakan pemerintahannya tidak ingin warga mati kelaparan saat berjuang melawan pandemi.

Di depan wartawan pada Rabu (25/11), Imran Khan juga melaporkan angka kematian baru di Pakistan.

Tercatat 59 warga meninggal dan muncul 3000 kasus dalam sehari di Pakistan.

Baca: Tahan Gelombang Baru Corona, Kota Newark New Jersey AS Minta Warga Berada di Rumah Selama 10 Hari

FOTO: Bendera Pakistan berkibar di Rahim Yar Khan, Pakistan
FOTO: Bendera Pakistan berkibar di Rahim Yar Khan, Pakistan (Unsplash - Hamid Roshaan ???????? @roshaan)

Baca: Mads Mikkelsen Dipastikan Jadi Pengganti Johnny Depp Perankan Grindelwald di Fantastic Beasts 3

Ini terjadi saat Pakistan memasuki gelombang kedua virus corona di mana banyak pasien membanjiri rumah sakit.

Khan mendesak warga untuk disiplin mematuhi aturan jaga jarak dan pemakaian masker.

Lebih jauh lagi, Khan mengatakan tidak ingin menutup pabrik, toko, dan pusat perbelanjaan karena dapat memengaruhi perekonomian negara.

Seperti diketahui, Pakistan telah mencatat total 382.892 kasus dengan 7803 kematian, sejak Februari 2020, sebagaimana diwartakan Associated Press, Kamis (26/11/2020).

Sebelumnya, pemerintah setempat memberlakukan lockdown nasional pada Maret 2020, tetapi melonggarkan pembatasan pada Mei 2020.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved