Tanggapi Soal Salah Ketik di UU Cipta Kerja, Pratikno Sebut Hanya Masalah Administrasi

Kesalahan ketik yang ada di draf UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dipastikan tidak memengaruhi implementasi UU Cipta kerja.


zoom-inlihat foto
menteri-sekretaris-negara-pratikno.jpg
Tribunnews.com/Andri Malau
Menteri Sekretaris Negara, Pratikno - Tanggapan Istana terkait dugaan kesalahan ketik di UU Cipta Kerja.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Joko Widodo telah resmi menandatangani UU Cipta Kerja.

Akan tetapi, banyak dugaan bahwa draf final UU Cipta Kerja yang telah disahkan terdapat kesalahan ketik.

Terdapat beberapa bagian yang ditemukan kesalahan ketik yang cukup fatal.

Dikutip dari Kompas.com, pada Pasal 6 di Bab Peningkatan Ekosistem Investasi dan Kegiatan Berusaha, terdapat kesalahan ketik.

Pasal 6 menyebutkan, peningkatan ekosistem investasi dan kegiatan berusaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 Ayat (1) huruf a meliputi (a) penerapan perizinan berusaha berbasis risiko; (b) penyederhanaan persyaratan dasar perizinan berusaha; (c) penyederhanaan perizinan berusaha sektor; dan (d) penyederhanaan persyaratan investasi.

Namun, rujukan ke Pasal 5 ayat (1) tidak jelas karena dalam UU Cipta Kerja Pasal 5 tidak memiliki ayat.

Pasal 5 hanya berbunyi, ruang lingkup sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 meliputi bidang hukum yang diatur dalam undang-undang terkait.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan, kekeliruan pengetikan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja hanya sebatas permasalahan administrasi.

Pratikno memastikan hal tersebut tidak akan memengaruhi implementasi UU Cipta Kerja.

Baca: Link Download Draf UU Cipta Kerja, Resmi Disahkan Presiden Jokowi Tadi Malam, Total 1187 Halaman

Baca: UU Cipta Kerja: Dinanti Pengusaha, Ditolak Buruh

"Hari ini kita menemukan kekeliruan teknis penulisan dalam UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Namun, kekeliruan tersebut bersifat teknis administratif sehingga tidak berpengaruh terhadap implementasi UU Cipta Kerja," kata Pratikno dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2020), dikutip dari Kompas.com.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved