Karikatur Erdogan di Charlie Hebdo, WaPres Turki Fuat Oktay: Saya Kutuk Publikasi Tidak Bermoral Ini

"Saya menyerukan kepada komunitas internasional untuk bicara melawan hal memalukan ini", ujarnya, dilansir France24, Rabu (28/10/2020).


zoom-inlihat foto
wakil-presiden-turki-fuat-oktay-345.jpg
Twitter @fuatoktay
FOTO: Wakil Presiden Turki Fuat Oktay


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wakil Presiden Turki Fuat Oktay buka suara terkait karikatur Tayyip Erdogan di majalah Prancis Charlie Hebdo yang dinilai melecehkan petinggi negaranya.

Fuat Oktay mengatakan publikasi tersebut tidak bermoral.

Ia menyerukan kepada komunitas internasional untuk menyoroti aksi yang dianggapnya tak terpuji ini.

"Anda tidak bisa menipu siapa pun dengan bersembunyi di balik kebebasan berpendapat! Saya mengutuk publikasi yang tidak bisa diperbaiki ini secara tidak bermoral menyoroti presiden kami," kata Fuat Oktay di Twitter.

"Saya menyerukan kepada komunitas internasional untuk bicara melawan hal memalukan ini", ujarnya, dilansir France24, Rabu (28/10/2020).

Baca: Profesor Hubungan Internasional Universitas Ankara: Presiden Erdogan Hanya Cari Perhatian

Baca: PM Pakistan Imran Khan: Pernyataan Macron Melukai Perasaan Ratusan Juta Umat Muslim Dunia

Seruan Pejabat Tinggi Turki

Sejumlah pejabat tinggi Turki mengutuk media Prancis Charlie Hebdo yang mencemooh Presiden Erdogan.

Mereka menyebut media mingguan tersebut sebagai 'aksi yang menjijikan' dan justru 'menyebarkan rasisme dan kebencian'.

Seperti diketahui, Charlie Hebdo -yang dikenal sebagai media satire- memuat karikatur Presiden Erdogan yang baru-baru ini mengkritik Presiden Prancis Emmanuel Macron.

"Kami mengutuk keras publikasi mengenai Presiden kami di majalan Prancis yang tidak menghormati kepercayaan, kesucian, dan nilai apa pun," tulis juru bicara kepresidenan, Ibrahim Kalin di Twitter.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved