Bertarung dengan Dollar AS, China Tingkatkan Fleksibilitas Mata Uang Yuan

Melalui Gubernur Bank Sentral, Yi Gang, China akan mencabut pembatasan penggunaan Yuan di luar negaranya.


zoom-inlihat foto
mata-uang-yuan-34.jpg
Unsplash - Eric Prouzet @eprouzet
China berencana menambah skema investasi ke luar dengan memenuhi kebutuhan investor dalam negeri agar dapat mengalokasikan asetnya secara global, FOTO: Mata uang Yuan


TRIBUNNEWSWIKI.COM - China dilaporkan sedang berusaha meningkatkan fleksibilitas mata uang Yuan agar bisa bertarung di tingkat internasional.

Melalui Gubernur Bank Sentral, Yi Gang, China akan mencabut pembatasan penggunaan Yuan di luar negaranya.

Langkah seperti itu, menurut Yi diperlukan dalam mempromosikan industri keuangan negara.

"China akan meningkatkan fleksibilitas Yuan dan menempatkan nilai tukar berperan sebagai penyeimbang ekonomi makro dan neraca pengeluaran internasional," katanya dalam Konferensi Bund Summit di Shanghai, China, dilaporkan Xinhua, Jumat (24/10/2020).

Pernyataan ini semakin memperjelas mata uang Yuan bakal dipasarkan di tingkat internasional.

Baca: Kanada Tuding China Lakukan Genosida terhadap Muslim Uighur, China Ingatkan Jangan Campur Tangan

FOTO: Mata uang Yuan
FOTO: Mata uang Yuan (Unsplash - Eric Prouzet @eprouzet)

Baca: Bermusuhan Sejak 1948, Inilah Alasan Sudan Bangun Perjanjian Damai dengan Israel

Menuju hal tersebut, China akan lebih meningkatkan infrastruktur agar Yuan dapat digunakan tanpa batas negara.

China berencana menambah skema investasi ke luar dengan memenuhi kebutuhan investor dalam negeri agar dapat mengalokasikan asetnya secara global.

Rencana ini menjadikan angka Yuan mampu bersaing dengan mata uang lainnya yang terlihat adanya kenaikan pada sepekan ini atas Dollar Amerika Serikat.

Sekitar 200 orang berkumpul di luar kantor Youwin Education di Beijing menuntut pengembalian dana setelah perusahaan bangkrut. Foto: Frank Tang
Sekitar 200 orang berkumpul di luar kantor Youwin Education di Beijing menuntut pengembalian dana setelah perusahaan bangkrut. Foto: Frank Tang (SCMP.com)

Ratusan Orang Tuntut Pengembalian Dana Uang Les Privat di Beijing

Sebuah aksi protes yang jarang terjadi meletus di Beijing pada Senin (19/10/2020).











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved