Kanada Tuding China Lakukan Genosida terhadap Muslim Uighur, China Ingatkan Jangan Campur Tangan

Secara terang-terangan, Kanada memang menyimpulkan bahwa penindasan yang dilakukan China terhadap Muslim Uighur merupakan genosida dan serukan sanksi.


zoom-inlihat foto
uighur001212344.jpg
THE CANADIAN PRESS
Wakil Perdana Menteri Kanada Chrystia Freeland (tengah, baju ungu) mendukung kesimpulan parlemen Kanada bahwa China telah melakukan tindakan genosida terhadap etnis Muslim Uighur di Xinjiang. China memperingatkan Kanada untuk tidak turut campur secara terang-terangan dalam masalah internal China.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - China memperingatkan Kanada untuk menghentikan campur tangan secara terang-terangan atas tindakan China kepada etnis Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang, China.

Secara terang-terangan, Kanada memang menyimpulkan bahwa penindasan yang dilakukan China terhadap Muslim Uighur merupakan genosida dan menyerukan sanksi.

"Perang terbuka" Kanada dan China ini mulai memanas saat anggota parlemen Kanada menyimpulkan genosida dan seruan untuk mengadili pejabat China yang terlibat.

China telah memperingatkan anggota parlemen Kanada untuk menghentikan campur tangan secara terang-terangan mereka dalam urusan internal China.

Ini merupakan episode lanjutan perseteruan diplomatik yang bergemuruh antara kedua negara.

Awal pekan ini, komite parlemen Kanada menyimpulkan tindakan China terhadap etnis Uighur di provinsi Xinjiang merupakan genosida dan menyerukan sanksi terhadap pejabat yang terlibat dalam kebijakan pemerintah.

Baca: Ribuan Masjid di Xinjiang Dihancurkan, Termasuk Masjid Bersejarah Dibangun 1540: Jadi Lahan Parkir

Sekelompok orang Uighur menghalau polisi dalam aksi protes di Provinsi Xinjiang, China.
Sekelompok orang Uighur menghalau polisi dalam aksi protes di Provinsi Xinjiang, China. (PETER PARKS/AFP/GETTY VIA BBC.COM)

“Para saksi mata dengan jelas bahwa tindakan Pemerintah China merupakan upaya yang jelas untuk menghapus budaya dan agama Uyghur,” tulis komite tersebut.

Berbicara kepada wartawan pada Kamis (22/10/2020) malam, juru bicara kementerian luar negeri China Zhao Lijian mengutuk temuan komite tersebut, dengan mengatakan laporan itu, "penuh dengan kebohongan dan disinformasi", dikutip The Guardian, Kamis (22/10/2020).

Zhao juga menggunakan konferensi persnya untuk menyuarakan peringatan, mendesak Kanada untuk berhati-hati dalam kata-kata dan perbuatannya untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada hubungan China-Kanada.

Baca: Ribuan Anak Etnis Uighur Telantar karena Orangtua Mereka Ditahan Pemerintah China

Tanggapan China menggarisbawahi sejauh mana hubungan antara kedua negara terus memburuk.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved