Tidak disarankan memasak hidangan dengan daging kelinci atau angsa yang dicampur dengan telur.
Atau sebaiknya tidak memakannya bersamaan di nampan nasi yang sama.
Jika kombinasinya tetap ada, itu bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti diare.
Idealnya, telur dengan makanan ini harus dimasak terpisah, dimakan terpisah pada waktu makan yang berbeda.
Baca: Viral Telur Raksasa Hebohkan Warga, Saat Dikupas Dalamnya Masih Berisi Telur Lagi
4. Jangan makan kesemek setelah makan telur
Disarankan tidak makan buah kesemek setelah makan telur atau mengonsumsinya secara bersamaan.
Menurut para ahli, jika Anda baru saja selesai makan telur dan makan buah kesemek untuk pencuci mulut, dalam waktu singkat (1-2 jam) sangat mudah muntah karena keracunan makanan.
Bahkan bisa mengakibatkan gastritis akut yang akan menyebabkan nyeri ulu hati.
5. Jangan memasak / makan daging penyu dengan telur
Seperti halnya makanan di atas, daging penyu dan telur dimasak bersama atau dimakan bersama dapat menyebabkan keracunan makanan.
6. Jangan minum teh setelah makan telur
Kebanyakan orang memiliki kebiasaan setelah sering makan dengan makanan penutup teh, namun hal ini tidak baik bila Anda baru saja selesai makan telur.
Asam tanat dalam daun teh bergabung dengan protein dalam telur dapat menciptakan senyawa protein asam tanat.
Di antara akibatnya adalah:
* Menghambat aktivitas motilitas usus
* Menciptakan situasi penyimpanan tinja di usus yang menjadi penyebab sembelit
* Sulit mencerna dan menyimpan zat beracun di dalam tubuh.
Karena itu, saat memasak atau makan, berhati-hatilah agar tidak mencampurkan telur dengan teh.
Baca: 6 Jenis Makanan yang Tak Boleh Dipanaskan Ulang karena Hasilkan Zat Racun, dari Nasi hingga Telur
(Serambinews.com/Firdha Ustin)(Tribunnewswiki)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Jangan Minum Teh Setelah Makan Telur, Bisa Menjadi Penyebab Sembelit