TRIBUNNEWSWIKI.COM - Jangan memasak dan memakan telur bersama dengan makanan berikut ini karena bisa menyebabkan penyakit.
Telur menjadi makanan dan lauk yang sering disajikan di Indonesia.
Lantaran telur yang relatif murah dan mudah ditemukan di berbagai tempat.
Biasanya telur dimasak dengan berbagai varian dan jenis masakan.
Namun ternyata ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dicampur dengan telur.
Jika dimasak berbarengan dnegan telur maka bisa menyebabkan penyakit.
Apa saja makanan tersebut?
Baca: Turunkan Berat Badan Selama 2 Minggu dengan Metode Diet Telur Rebus, Begini Caranya
Berikut adalah beberapa makanan yang tidak boleh dimasak dan dimakan bersama telur dilansir oleh eva.vn, Kamis (24/9/2020):
1. Jangan mencampur telur dengan gula
Saat membuat daging dan telur rebus, kebanyakan dari kita memiliki kebiasaan memasukkan gula untuk dibuat kaldu dan dimasukkan ke dalam panci yang sama.
Akan tetapi, protein fruktosa asam amino dalam telur bertemu dengan lisin dalam gula akan membentuk zat yang sulit diserap tubuh, bahkan menimbulkan banyak reaksi buruk bagi kesehatan.
Oleh karena itu, saat membuat daging rebus dengan telur, selain menggunakan air unggul dari gula, Anda juga bisa memasak dengan air kelapa segar yang sangat nikmat.
Seperti hidangan lainnya dengan telur, tanpa tambahan gula.
2. Jangan makan telur dengan susu kedelai
Susu kedelai merupakan minuman yang sangat baik untuk tubuh, sehingga masyarakat sering menggunakan susu kedelai untuk dinikmati di siang hari, bahkan saat makan.
Namun, ini juga merupakan makanan yang tidak boleh dipadukan dengan telur.
Tripsin dalam susu kedelai dan protein dalam telur adalah kombinasi yang sangat salah, menciptakan senyawa yang mengganggu pemecahan dan penyerapan protein oleh tubuh.
Selain itu, juga bisa menyebabkan terhambatnya aktivitas, mempengaruhi sistem pencernaan.
Jadi, jika Anda memiliki kebiasaan makan telur dan membuat segelas susu kedelai, sebaiknya segera tinggalkan!
3. Jangan masak / makan daging kelinci, daging angsa dengan telur
Tidak disarankan memasak hidangan dengan daging kelinci atau angsa yang dicampur dengan telur.
Atau sebaiknya tidak memakannya bersamaan di nampan nasi yang sama.
Jika kombinasinya tetap ada, itu bisa menyebabkan masalah pencernaan seperti diare.
Idealnya, telur dengan makanan ini harus dimasak terpisah, dimakan terpisah pada waktu makan yang berbeda.
Baca: Viral Telur Raksasa Hebohkan Warga, Saat Dikupas Dalamnya Masih Berisi Telur Lagi
4. Jangan makan kesemek setelah makan telur
Disarankan tidak makan buah kesemek setelah makan telur atau mengonsumsinya secara bersamaan.
Menurut para ahli, jika Anda baru saja selesai makan telur dan makan buah kesemek untuk pencuci mulut, dalam waktu singkat (1-2 jam) sangat mudah muntah karena keracunan makanan.
Bahkan bisa mengakibatkan gastritis akut yang akan menyebabkan nyeri ulu hati.
5. Jangan memasak / makan daging penyu dengan telur
Seperti halnya makanan di atas, daging penyu dan telur dimasak bersama atau dimakan bersama dapat menyebabkan keracunan makanan.
6. Jangan minum teh setelah makan telur
Kebanyakan orang memiliki kebiasaan setelah sering makan dengan makanan penutup teh, namun hal ini tidak baik bila Anda baru saja selesai makan telur.
Asam tanat dalam daun teh bergabung dengan protein dalam telur dapat menciptakan senyawa protein asam tanat.
Di antara akibatnya adalah:
* Menghambat aktivitas motilitas usus
* Menciptakan situasi penyimpanan tinja di usus yang menjadi penyebab sembelit
* Sulit mencerna dan menyimpan zat beracun di dalam tubuh.
Karena itu, saat memasak atau makan, berhati-hatilah agar tidak mencampurkan telur dengan teh.
Baca: 6 Jenis Makanan yang Tak Boleh Dipanaskan Ulang karena Hasilkan Zat Racun, dari Nasi hingga Telur
(Serambinews.com/Firdha Ustin)(Tribunnewswiki)
Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Jangan Minum Teh Setelah Makan Telur, Bisa Menjadi Penyebab Sembelit