Desakan Semakin Kuat, NU dan Muhammadiyah Minta Pilkada 2020 Ditunda Akibat Faktor Pandemi Covid-19

Desakan untuk menunda Pilkada 2020 semakin menguat setelah dua ormas Islam terbesar Indonesia, NU dan Muhammadiyah meminta penundaan terkait Covid-19.


zoom-inlihat foto
gibran-rakabuming-raka-dan-teguh-prakosa-3.jpg
KOMPAS.com/LABIB ZAMANI
Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa memakai pakaian adat Jawa dengan menaiki sepeda onthel menuju ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, Jawa Tengah, Jumat (4/9/2020).


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pilkada 2020 sebentar lagi akan dilaksanakan.

Beberapa pihak menyerukan Pilkada 2020 untuk ditunda mengingat penularan Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Pilkada disebut berpotensi mengundang kerumunan massa, mengingat dalam serangkaian proses dalam pemilihan umum seringkali mengumpulkan atau membuat kerumunan orang.

Belum lagi penyelenggara, pengawas dan peserta Pilkada juga sangat berpotensi menularkan Covid-19 meski sudah menerapkan protokol kesehatan.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditunda.

Dalam pandangan NU, pandemi Covid-19 di Indonesia kini mencapai tingkat darurat.

"Meminta kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia untuk menunda pelaksanaan tahapan Pilkada serentak tahun 2020 hingga tahap darurat kesehatan terlewati," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj, Minggu (20/9/2020).

Said mengatakan, dengan adanya pandemi Covid-19, seharusnya prioritas utama kebijakan negara dan pemerintah seharusnya diorientasikan pada pengentasan krisis kesehatan.

Upaya pengetatan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) perlu didukung dengan tetap berupaya menjaga kelangsungan kehidupan ekonomi masyarakat.

Sementara pilkada, sebagaimana lazimnya perhelatan politik, selalu identik dengan mobilisasi massa.

Baca: Ketua KPU dan 2 Komisioner Terkonfirmasi Positif Covid-19, Tahapan Pilkada 2020 Tetap Tak Ditunda

Baca: Jusuf Kalla Usulkan Tunda Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 hingga Vaksin Covid-19 Ditemukan





Halaman
1234
Penulis: Haris Chaebar
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved