Ketua KPU dan 2 Komisioner Terkonfirmasi Positif Covid-19, Tahapan Pilkada 2020 Tetap Tak Ditunda

Meski sejumlah jajaran KPU dan Bawaslu baik di pusat dan daerah positif terjangkit Covid-19, namun tahapan Pilkada 2020 tak akan ditunda.


zoom-inlihat foto
simulasi-pemilu-2019.jpg
TRIBUN JATENG/EKA YULIANTI FAJLIN
Ilustrasi Pilkada.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi Covid-19 masih belum reda di Indonesia.

Demi menekan penyebaran Covid-19, beberapa aktivitas yang berpotensi mengundang kerumunan massa pun dilarang dan dihimbau untuk dibatasi.

Mulai dari acara privat seperti pernikahan, seminar, hingga hajat publik semacam konser musik dan pertandingan olahraga beberapa kali ditertibkan akibat pandemi Covid-19.

Salah satu hajat umum yang disebut potensial menyebarkan penularan Covid-19 adalah Pilkada (pemilihan kepala daerah).

Pilkada 2020 sebentar lagi akan dilaksanakan.

Beberapa pihak menyerukan Pilkada 2020 untuk ditunda mengingat penularan Covid-19 masih terus terjadi di Indonesia.

Pilkada disebut berpotensi mengundang kerumunan massa, mengingat dalam serangkaian proses dalam pemilihan umum seringkali mengumpulkan atau membuat kerumunan orang.

Belum lagi penyelenggara, pengawas dan pesera Pilkada juga sangat berpotensi menularkan Covid-19 meski sudah menerapkan protokol kesehatan.

Kini, beberapa anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mulai dikabarkan positif terjangkit Covid-19.

Meski begitu, fakta ini tak membuat KPU bergeming lalu melakukan penundaan proses tahapan Pilkada 2020.

Baca: Angka Kasus Covid-19 Meroket, Akankah KPU Tunda Pilkada 2020?

Baca: Menteri Agama Fachrul Razi Positif Covid-19, Sudah Dua Bulan Tak Bertemu Jokowi

Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi memastikan tahapan Pilkada 2020 tetap berjalan meski sejumlah jajaran KPU RI dinyatakan positif Covid-19.

Dalam waktu dekat, KPU akan tetap menggelar penetapan pasangan calon kepala daerah meski di tengah pandemi Covid-19.

Ilustrasi logo KPU RI.
Ilustrasi logo KPU RI. (http://makassar.tribunnews.com)

KPU tetap berlandaskan Peraturan KPU (PKPU) tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pilkada 2020, penetapan paslon diselenggarakan pada 23 September mendatang.

"(Penetapan paslon Pilkada) tetap sesuai jadwal."

"Sesuai PKPU Nomor 5 Tahun 2020," kata Raka kepada Kompas.com, Minggu (20/9/2020).

Raka mengatakan, mekanisme penetapan paslon digelar sesuai PKPU 9 Tahun 2020 tentang Pencalonan Pilkada 2020.

Pasal 68 PKPU itu menyebutkan, penetapan hasil verifikasi persyaratan pencalonan, persyaratan bakal calon, dan penetapan pasangan calon peserta pemilihan dilakukan melalui rapat pleno KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota.

Hasil verifikasi paslon kemudian dituangkan dalam berita acara penetapan paslon.

Lalu, berdasar berita acara tersebut, KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota menetapkan paslon melalui Keputusan KPU.

Baca: Klaster Pilkada Muncul, Banyak Bacalon Kepala Daerah yang Langgar Protokol Kesehatan

Baca: Cerita Keponakan Prabowo, Rahayu Saraswati Lari 6 Kilometer Sebelum Daftar Pilkada Tangsel 2020

Selanjutnya, hasil dari penetapan paslon itu diumumkan di papan pengumuman dan/atau di laman KPU provinsi/KIP Aceh atau KPU/KIP kabupaten/kota.





Halaman
123






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved