Ngeyel Tak Pakai Masker, Warga Jakarta Dimasukkan ke Peti Mati Covid-19, Ini Penjelasan Satpol PP

Warga pelanggar PSBB di Jakarta dimasukkan ke peti mati Covid-19, Satpol PP beri penjelasan


zoom-inlihat foto
warga-yang-tak-pakai-masker-di-masukan-ke-dalam-peti-mati-di-kawasan-pasar-rebo-jakarta-timur.jpg
Kompas.com/tangkap layar dari akun Instagram warung_jurnalis
Warga yang tak pakai masker di masukan ke dalam peti mati di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur , Rabu (2/9/2020)


Warga pelanggar PSBB di Jakarta dimasukkan ke peti mati Covid-19, Satpol PP beri penjelasan

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemerintah dan aparat terus melakukan berbagai cara untuk mendisiplinkan warga menerapkan protokol kesehatan.

Kali ini cara unik datang dari Jakarta.

Warga yang nekat tak memakai masker, bakal dimasukkan ke peti mati oleh petugas Satpol PP, seperti diberitakan Kompas.

Kejadian itu sendiri terjadi di kawasan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).

Kasatpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan, warga pelanggar aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) atau yang tak mengenakan masker sudah diberi hukuman dengan dimasukkan ke peti mati.

"Tadi kalau enggak salah ada dua orang. Coba nanti saya cek lagi," kata dia saat dihubungi.

Warga yang tak pakai masker di masukan ke dalam peti mati di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur , Rabu (2/9/2020)
Warga yang tak pakai masker di masukan ke dalam peti mati di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur , Rabu (2/9/2020) (Kompas.com/tangkap layar dari akun Instagram warung_jurnalis)

Baca: Jika Data Penerima BLT Rp 600 Ribu Tak Sesuai, Pemerintah Berikan Sanksi Ini pada Pemberi Kerja

Kata Budhy, awalnya pelanggar akan diberikan sanksi menyapu jalan.

Sanksi tersebut harus dilakukan selama satu jam.

Akan tetapi, antrean menjadi panjang.

"Karena banyak yang ngantre. Nah kebetulan petugas di Pasar Rebo lagi bawa peti mati yang kosong. Ditanya ke pelanggar, mau masuk peti mati atau nunggu," kata Budhy.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved