Gilang Pelaku Fetish 'Bungkus' Jarik Ditangkap, Keluarga Akui Ada Kelainan Seksual Sejak Kecil

Keluarga Gilang fetish 'bungkus' jarik akui anaknya mempunyai kelainan seksual terhadap sesama jenis sejak masih kecil.


zoom-inlihat foto
gilang-mahasiswa-unair-ditangkap-polisi.jpg
Kolase TribunCirebon.com
Pelaku pelecehan seksual fetish 'bungkus' jarik Gilang ditangkap polisi di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020) sore.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Gilang pelaku fetish bungkus jarik resmi dikeluarkan dari Universitas Airlangga (Unair).

Ia yang sebelumnya berstatus sebagai mahasiswa aktif tahun 2015, diketahui melakukan pelecehan seksual terhadap beberapa orang.

Pelecehan yang dilakukannya dimulai dengan berkedok riset akademis.

Gilang dikeluarkan dari Unair karena dinilai mencoreng nama baik kampus dan melanggar kode etik.

"Unair telah mengambil keputusan melakukan droup out (DO) kepada yang bersangkutan sesuai keputusan komite etik kampus," kata Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair, Suko Widodo saat dikonfirmasi, Rabu (5/8/2020).

Kini, Gilang telah ditangkap oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan terkait dengan kasus pelecehan seksual yang dilakukannya.

Baca: Gilang Bungkus Fetish Kain Jarik Ditangkap Polisi di Kalimantan Tengah, Pasrah Tak Ada Perlawanan

Suasana penangkapan Gilang pelaku pelecehan seksual fetish 'bungkus' jarik di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020) sore.
Suasana penangkapan Gilang pelaku pelecehan seksual fetish 'bungkus' jarik di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020) sore. (Istimewa via TribunJatim.com)

Ia ditangkap di Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Kamis (6/8/2020) sore.

Gilang ditangkap setelah polisi membentuk tim gabungan, yakni dari Polda Jatim, Polrestabes Surabaya, Polda Kalteng dan Polres Kapuas.

Baca: Dinilai Langgar Kode Etik, Unair Resmi Keluarkan Gilang Bungkus Pelaku Fetish Jarik

Penangkapan Gilang ini dibenarkan oleh Kanit Resmob Polrestabes Surabaya Iptu Arif Risky.

Iptu Arif Risky menjadi pemimpin langsung operasi penangkapan pelaku fetish jarik 'bungkus' tersebut.











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved