TRIBUNNEWSWIKI.COM - Telur merupakan satu dari sekian makanan sehat yang mengandung banyak protein.
Banyak masyarakat memilih telur untuk memenuhi kebutuhan protein dalam kesehariannya.
Bahkan kebutuhan akan stock telur setiap harinya pun tinggi.
Tingginya minat masyarakat akan telur dalam sehari menyebabkan beberapa oknum tak bertanggung jawab berbuat curang.
Salah satunya dengan memalsukan telur konsumsi dengan telur infertil.
Tidak sedikit pedagang yang juga mencapur telur konsumsi dengan telur infertil agar mendapat untung yang lebih.
Pasalnya, telur infertil ini biasanya dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan telur konsumsi biasa.
Padahal, menurut Peraturan Kementerian Pertanian atau Permentan Nomor 32 tahun 2017, telur infertil dan telur tertunas dilarang diperjualbelikan sebagai telur konsumsi.
Baca: 6 Jenis Makanan yang Tak Boleh Dipanaskan Ulang karena Hasilkan Zat Racun, dari Nasi hingga Telur
Baca: Tidak Baik untuk Dikonsumsi, Begini Ciri-ciri dan Perbedaan Telur Infertil dengan Telur Biasa
Baca: Waspada Telur Infertil Murah tetapi Mudah Busuk Beredar di Pasaran, Perhatikan Ciri-ciri Berikut Ini
Asal telur infertil
Sebelum sebutir telur bisa menetas menjadi anak ayam, tentu saja ayam betina perlu dibuahi terlebih dahulu oleh ayam jantan.
Sehingga saat ia bertelur, telur yang keluar adalah telur fertil atau telur yang subur.
Perlu diingat, bahwa selama asupan makanannya cukup, ayam betina tetap bisa bertelur tanpa dibuahi oleh ayam jantan terlebih dahulu.
Telur yang keluar dari ayam betina yang tidak dibuahi inilah yang dinamakan sebagai telur infertil.
Telur infertil tidak bisa menetas menjadi anak ayam.
Telur infertil yang memang diternakkan dari ayam petelur boleh dikonsumsi dan diperjualbelikan.
Karena memang dari awal, telur ayam tersebut diproduksi bukan untuk ditetaskan.
Sementara itu, terlur infertil yang tidak oleh diperjualbelikan adalah telur yang masuk dalam kelompok hatching eggs (HE).
Hatching eggs secara harafiah bisa diartikan sebagai telur yang menetas.
Sebab, memang inilah tujuan awal telur HE itu ada.
Telur HE sendiri adalah telur yang memang diproduksi agar bisa menetas dan menghasilkan ayam pedaging.
Jadi, telur HE tersebut terdiri dari telur fertil dan infertil.
Telur fertil nantinya akan jadi ayam pedaging, sedangkan telur infertil adalah telur yang gagal dibuahi untuk bisa menetas.