Ramai Warga Berdesakan Berbelanja, Ahli Peringatkan Virus Corona Mudah Menyebar di Toko Baju

Ramai warga berdesakan demi beli baju Lebaran, ahli epidemiolog imbau masyarakat bahwa Covid-19 mudah menyebar di toko baju, begini penjelasannya.


zoom-inlihat foto
mall-ditutup.jpg
Tribun Jabar/Handika Rahman
Ilustrasi pusat perbelanjaan - Ramai warga berdesakan demi belanja baju lebaran, ahli epidemiolog peringatkan bahwa Virus Corona mudah menyebar di toko baju.


Ramai warga berdesakan demi beli baju Lebaran, ahli epidemiolog imbau masyarakat bahwa Covid-19 mudah menyebar di toko baju, begini penjelasannya.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pemberitaan di berbagai media arus utama maupun media sosial akhir-akhir ini dipenuhi dengan gambaran kerumunan orang di pusat perbelanjaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Tak hanya pusat perbelanjaan modern seperti mal, pasar tradisional pun penuh dengan warga yang hendak berbelanja baju lebaran.

Beberapa di antaranya menampilkan pemandangan bagaimana warga yang ramai tersebut berinteraksi tanpa mengindahkan imbauan social distancing.

Kondisi tersebut mendorong ahli epidemiologi Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Panji Fortuna Hadisoemarto angkat suara.

Panji meminta masyarakat untuk memahami bahwa gelombang pertama penularan coronavirus disease (Covid-19) di Indonesia belumlah usai.

Menurut Panji, gelombang pertama tersebut bahkan bisa naik angkanya secara signifikan jika PSBB tak ditaati.

“Gelombang pertama yang belum selesai ini juga berpotensi naik drastis, jika tidak ada pengetatan PSBB,” ujar Panji dikutip dari Kompas.com, Jumat (22/5/2020).


Baca: Warga yang Berkerumun Demi Belanja Baju Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, MUI: Hukumnya Haram

Baca: Wali Kota Bogor Bima Arya Geram Temukan Pembeli Baju Lebaran di Pasar Anyar Adalah Penerima Bansos

Epidemiolog ini lantas menjelaskan bagaimana virus corona bisa menyebar dengan mudahnya di pusat niaga seperti toko baju.

Droplet dari pembawa virus (carrier) bisa menempel di permukaan benda-benda yang ada di pusat perniagaan.

Jika permukaan benda tersebut terkena droplet dan kemudian disentuh, maka virus dapat berpindah dan menginfeksi orang yang menyentuhnya.





Halaman
1234
Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved