Masyarakat Masih Nekat Mudik saat Pandemi Covid-19, Travel Gelap Pasang Tarif Mudik 4 Kali Lipat

Travel gelap mematok tarif hingga empat kali lipat per penumpang untuk mudik pada situasi pembatasan sosial berskala besar (PSBB)


zoom-inlihat foto
travel-gelap-2.jpg
Dokumentasi Sudinhub Jakarta Timur
Petugas memeriksa oknum travel gelap yang mengangkut penumpang di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2020). Travel gelap bisa mematok harga hingga 4 kali lipat bagi masyarakat yang ingin mudik.


“Kendaran meninggalkan Jakarta melalui arah timur, arah barat dan arah selatan ini turun 60 persen dibandingkan dengan periode Lebaran tahun 2019,” kata Dwimawan, dalam keterangan tertulis (20/5/2020), seperti dikutip dari Kompas.com.

Secara lebih rinci, distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah 39 persen dari arah Timur, 36 persen dari arah Barat dan 25 persen dari arah Selatan.

Dari arah timur, lalu lintas kendaraan yang melewati GT Cikampek Utama 1 turun 79 persen dibandingkan periode jelang Lebaran 2019, dengan jumlah 46.584 kendaraan.

ILUSTRASI - Sejumlah kendaraan pemudik antrean panjang saat memasuki jalan tol Cipali km 42, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/6/2017). H-4 jelang Lebaran 2017, sejumlah kendaraan pemudik mulai memadati Tol Cipali menuju tol Fungsional Brebes-Pemalang Jawa Tengah. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
ILUSTRASI - Sejumlah kendaraan pemudik antrean panjang saat memasuki jalan tol Cipali km 42, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (21/6/2017). H-4 jelang Lebaran 2017, sejumlah kendaraan pemudik mulai memadati Tol Cipali menuju tol Fungsional Brebes-Pemalang Jawa Tengah. Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha (WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA)

Kemudian kontribusi GT Kalihuri Utama 1, adalah 36.387 kendaraan, atau turun 60 persen dibandingkan musim Lebaran tahun lalu.

“Total kendaraan yang melintas menuju arah timur adalah 82.971 kendaraan, turun 74 persen dari Lebaran tahun 2019,” ucap Dwimawan.

Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Barat.

Tepatnya kendaraan yang melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah 77.360 kendaraan, atau turun 45 persen dari Lebaran tahun 2019.

Baca: Ada Larangan Mudik di Tengah Pandemi Covid-19, Pos Pantau Arus Mudik di Ciamis Tetap Didirikan

Baca: Lebaran di Tengah Corona, Pengamat Sebut Aturan Pemerintah Terkait Mudik Membingungkan Masyarakat

Sementara itu dari arah selatan, Jasa Marga mencatat terdapat 53.683 kendaraan yang melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi.

Jumlah ini mengalami penurunan 33 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Dwimawan mengatakan, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk aktif berpartisipasi mencegah penularan Covid-19 dan tidak mudik di tengah pandemi Covid-19.

“Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk berpartisipasi aktif dalam mencegah penularan Covid-19, dengan tidak mudik dan tidak piknik di Lebaran Tahun 2020,” ujar Dwimawan.

“Selain itu batasi perjalanan dan jaga jarak, keluar rumah hanya untuk keadaan yang mendesak serta wajib mengenakan masker jika harus beraktivitas di luar rumah,” katanya.

Lalu lintas diprediksi meningkat

Sementara itu, Direktur Teknik dan Operasional PT Marga Mandalasakti, Rinaldi, memprediksi akan ada lonjakan arus lalu lintas di Tol Tangerang-Merak jelang Idulfitri 1441 Hijriyah.

Arus lalu lintas ini diprediksi mulai meningkat pada Kamis (21/5/2020).

Baca: Pemudik di Tengah Pandemi Covid-19 Diprediksi Akan Meningkat, Pengawasan Cek Poin Bakal Diperketat

Baca: Mulai Hari Ini Larangan Mudik Diberlakukan, Semua Moda Transportasi Dibatasi Kecuali Kendaraan Ini

“Kami memprediksi akan adanya peningkatan jumlah trafik lalu lintas jelang Lebaran kali ini, yaitu pada 21 Mei 2020," kata Rinaldi dalam keterangan tertulis, seperti dikutip dari Kompas.com.

Menurut Rinaldi, meski mengalami peningkatan tetapi jumlah kendaraan yang melintas tidak akan melebih rata-rata lalu lintas normal sebelum pembatasan sosial berskala besar (PSBB) berlaku.

Ia mengatakan, untuk menghindari lonjakan arus mudik, pengelola Tol Tangerang-Merak akan mendukung program larangan mudik di tengah pandemi.

Serta akan mengoptimalisasi posko larangan mudik yang telah disediakan.

"Pemberlakukan posko larangan mudik bersama Kepolisian Daerah Polda Metro Jaya di Kilometer 20 Gerbang Tol Cikupa akan tetap beroperasi," ujar dia.

Rinaldi mengatakan, akan ada petugas medis dan armada lalu lintas serta layanan call center yang siaga 24 jam.





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Pokun Roxy (2013)

    Pokun Roxy adalah sebuah film horor komedi Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved