Trump Berikan Ultimatum ke WHO dan Mengancam Akan Hentikan Pendanaan secara Permanen

Trump mengancam akan menghentikan pendanaan AS untuk WHO jika WHO tidak berkomitmen untuk melakukan perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan


zoom-inlihat foto
presiden-donald-trump-berbicara-kepada-para-wartawan.jpg
Doug Mills-Pool / Getty Images / AFP
WASHINGTON, DC - MEI 06: Ketika pandemi coronavirus novel berlanjut di Amerika Serikat, Presiden Donald Trump berbicara kepada para wartawan setelah menandatangani proklamasi menghormati Hari Perawat Nasional di Kantor Oval di Gedung Putih di Gedung Putih 06 Mei 2020 di Washington, DC. Dengan lebih dari satu juta orang di Amerika Serikat terinfeksi COVID-19 dan puluhan ribu orang meninggal karena virus, perawat telah berada di garis depan perawatan untuk pasien di seluruh negeri.


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Senin (18/5/2020) malam mengancam akan secara permanen menghentikan pendanaan AS untuk Organiasi Kesehatan Dunia (WHO).

Selain itu, Trump juga mengancam akan mempertimbangkan kembali keanggotaan AS jika badan kesehatan PBB tersebut tidak berkomitmen untuk melakukan ‘perbaikan substantif besar’ dalam 30 hari ke depan.

Dilansir oleh CNN, ultimatum tersebut disampaikan trump lewat sepucuk surat yang ditujukan kepada Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Ancaman Trump ini datang di saat pandemi Covid-19 telah menewaskan lebih dari 90.000 orang Amerika dan lebih dari 318.000 orang di seluruh dunia pada Senin malam.

"Jika Organisasi Kesehatan Dunia tidak berkomitmen untuk perbaikan substantif besar dalam 30 hari ke depan, saya akan membuat pembekuan sementara saya atas dana Amerika Serikat untuk permanen WHO dan mempertimbangkan kembali keanggotaan kami dalam organisasi," tulisnya.

"Saya tidak bisa membiarkan dolar pembayar pajak Amerika untuk terus membiayai sebuah organisasi yang, dalam keadaan sekarang, sangat jelas tidak melayani kepentingan Amerika".

Baca: AS Catatkan 1,5 Juta Kasus Positif Covid-19 dan 90 Ribu Kematian, Trump Masih Ingin Buka Ekonomi?

Baca: Donald Trump Putuskan AS Stop Danai WHO, Negara Miskin Paling Kena Imbas, Tak Hanya Perangi Covid-19

Presiden AS Donald Trump mengangkat bagan yang menunjukkan tingkat pengujian COVID-19 di seluruh dunia selama pertemuan dengan Gubernur Iowa di Kantor Oval Gedung Putih di Washington, DC, pada 6 Mei 2020.
Presiden AS Donald Trump mengangkat bagan yang menunjukkan tingkat pengujian COVID-19 di seluruh dunia selama pertemuan dengan Gubernur Iowa di Kantor Oval Gedung Putih di Washington, DC, pada 6 Mei 2020. (SAUL LOEB / AFP)

Trump kemudian menuduh Tedros dan WHO telah "salah langkah berulang" dalam menanggapi pandemi virus corona yang, katanya, telah "sangat mahal bagi dunia".

"Jelas salah langkah yang berulang kali oleh Anda dan organisasi Anda dalam merespons pandemi ini sangat mahal bagi dunia. Satu-satunya jalan ke depan untuk Organisasi Kesehatan Dunia adalah jika itu benar-benar dapat menunjukkan kemerdekaan dari China.”

"Pemerintahan saya sudah memulai diskusi dengan Anda tentang bagaimana mereformasi organisasi. Tetapi tindakan diperlukan dengan cepat. Kami tidak punya waktu untuk membuang-buang,” kata Trump.

Surat itu juga menggarisbawahi sejauh mana kesalahan yang ditujukan pada WHO dan China telah menjadi bagian yang menentukan dari respons Presiden terhadap wabah tersebut.





Halaman
123
Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Ekarista Rahmawati Putri






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved