Pembebasan 30 Ribu Narapidana oleh Kemenkumham Berlalu, Kini Polri Umumkan Angka Kriminalitas Naik

Pelepasan narapidana oleh Kemenkumham menuai polemik dan laporan Polri pada pekan ke-16 tahun 2020 menunjukkan adanya peningkatan angka kriminalitas.


zoom-inlihat foto
gorong22.jpg
Kompas.com
Lokasi rumah kosong di Jalan Laswi Kota Tasikmalaya sebagai tempat pembunuhan Delis Sulistina (13) siswi SMP Tasikmalaya tewas di gorong-gorong oleh ayah kandungnya sendiri, Kamis (27/2/2020).(KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHA)


Pelepasan narapidana oleh Kemenkumham menuai polemik dan laporan Polri pada pekan ke-16 tahun 2020 menunjukkan adanya peningkatan angka kriminalitas.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pembebasan narapidana oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona di lembaga pemasyarakatan (lapas) menuai pro kontra.

Bahkan, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly sendiri meminta untuk para narapidana yang mendapat asimilasi pembebasan dalam rangka pencegahan Covid-19 agar bisa dikembalikan ke lapas, mengingat banyak kasus mereka yang baru bebas ternyata kembali melakukan tindak pidana kejahatan.

Disisi lain, lepasnya 38.822 narapidana oleh Kemenkumham dikhawatirkan akan meningkatkan jumlah angka kriminalitas di tengah situasi pandemi virus Corona di Indonesia.

Hal itu pun terkonfirmasi oleh catatan dari pihak kepolisian.

Baca: Hasil Tes PCR Seorang PDP Membingungkan dan Aneh, Gugus Tugas Covid Buleleng Bali Lapor Kasus ke WHO

Polri mengumumkan terdapat kenaikan catatan tingkat kejahatan dari pekan ke-15 hingga ke-16 pada tahun 2020 di Indonesia.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan, kejahatan yang dominan adalah tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat).

Bukan barang berharga, pencuri di Padang malah curi tas berisi pakaian dalam
Bukan barang berharga, pencuri di Padang malah curi tas berisi pakaian dalam (Akun Instagram @soalpadang)

“Pada minggu ke-15 dan minggu ke-16, secara keseluruhan mengalami angka peningkatan sebesar 11,80 persen,” ujar Asep melalui siaran langsung di akun Instagram Divisi Humas Polri, Senin (20/4/2020).

Kendati demikian, Polri mengatakan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat masih berlangsung kondusif.

Menurut Kombes Asep Adi Saputra, Polri melakukan upaya preventif dan preemtif atas peningkatan tingkat kejahatan selama wabah Covid-19 di Indonesia.

Baca: Jangan Panik, Ini Perbedaan Gejala Sesak Napas pada Penderita Asma dan Covid-19

Namun, dirinya mengatakan polisi juga tak akan ragu untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan











KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved