TRIBUNNEWSWIKI.COM – Setelah 76 hari ditutup atau lockdown, akhirnya Kota Wuhan, China kembali dibuka pada Rabu (8/4/2020) dini hari waktu setempat.
Sebagai informasi, Wuhan merupakan kota pertama munculnya pandemi virus corona.
Kini orang-orang yang tinggal di Wuhan diizinkan pergi untuk pertama kalinya sejak kota itu dikunci.
Namun disisi lain, ada pula kekhawatiran infeksi bisa meningkat jika pembatasan mereda terlalu cepat.
Baca: Update Pasien Virus Corona hingga 8 April 2020 di Seluruh Dunia, Total Tembus 1.430.141 Kasus
Baca: Pemerintah Janjikan Program Karya Tunai untuk Pekerja Harian, Bakal Diberi Upah Lebih Besar
Dikutip dari Daily Mail, China menutup kota Wuhan pada 23 Januari, ketika tampak jelas virus Covid-19 yang mematikan telah dimulai di sana.
Tetapi pada pukul 00.50 pada hari Rabu, kereta-kereta yang membawa orang-orang keluar kota mulai berlari.
Jalan raya utama juga mulai terbuka ketika kebijakan lockdown China di Wuhan dicabut.
Wuhan memiliki populasi sekitar 11 juta orang.
Dari mereka, lebih dari 50.000 orang telah terinfeksi virus corona dan 2.571 telah meninggal.
Baca: Ramalan Zodiak Besok Kamis 9 April 2020, Taurus Menjadi Sentimental, Libra Akan Sangat Aktif
Baca: Antisipasi Gangguan, LTMPT Sediakan 12 Laman Alternatif untuk Akses Pengumuman SNMPTN 2020
Jumlah korban tewas sekitar 80% dari semua kematian di China, menurut angka resmi.
Ketika kebijakan lockdown dicabut, dan kota Wuhan kembali dibuka, topik ini dengan cepat mulai tren di platform Weibo atau semacam Twitter di China.
'Wuhan mencabut lockdown' dan 'Selamat datang kembali Wuhan' telah diposting.
Sekitar 55.000 orang akan meninggalkan Wuhan pada hari Rabu, menurut penjualan tiket yang ditinjau oleh CCTV penyiar negara bagian.
Baca: China Buka Lockdown Kota Wuhan, Disambut Pertunjukan Cahaya yang Didedikasikan untuk Petugas Medis
Baca: Cerita Dokter Wuhan Atasi Covid-19: Terpaksa Abaikan Pasien Kritis, hingga Belajar di Tempat Kerja
Pada puncak virus di kota Wuhan, para warga dipaksa masuk ke rumah mereka oleh pihak berwenang.
Dan transportasi dan jalan-jalan sepi kecuali untuk patroli polisi dan pekerja darurat.
Tetapi pembatasan di kota telah menurun dalam beberapa hari terakhir karena infeksi baru turun secara signifikan.
Untuk pertama kalinya sejak pandemi virus corona dimulai, daratan China melaporkan tidak ada kematian terkait Covid-19 pada hari Selasa.
Kota Wuha melaporkan hanya ada dua infeksi baru dalam 14 hari terakhir.
Baca: Ada yang Tanpa Gejala, Peneliti Klaim Ribuan Kasus Positif Covid-19 di Wuhan Tak Tercatat
Baca: Fakta-fakta Pasien Pertama Pembawa Virus Corona di Wuhan, Terjangkit Sejak November 2019
Walau demikian, pihak berwenang China tetap waspada terhadap kemungkinan yang akan terjadi.
Kekhawatiran utama mereka adalah seputar kasus yang masuk ke negara ini dan mereka tak menunjukkan gejala tetapi masih dapat menularkan virus kepada orang lain.