Sate Bandeng

Sate Bandeng adalah sate yang dibuat dari daging ikan Bandeng yang telah dihilangkan durinya, dagingnya dibumbui dan dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan Bandeng, dijepit dengan bambu lalu di bakar di atas bara api.


zoom-inlihat foto
sate-bandenggg.jpg
Instagram/@kulinerpreneur
Sate Bandeng khas Banten

Sate Bandeng adalah sate yang dibuat dari daging ikan Bandeng yang telah dihilangkan durinya, dagingnya dibumbui dan dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan Bandeng, dijepit dengan bambu lalu di bakar di atas bara api.




  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Sate Bandeng adalah salah satu makanan tradisional khas yang berasal dari Provinsi Banten.

Sate Bandeng adalah sate yang dibuat dari daging ikan Bandeng yang telah dihilangkan durinya kemudian dagingnya dibumbui dan dimasukkan kembali ke dalam kulit ikan Bandeng, dijepit dengan bambu lalu di bakar di atas bara api.

Hingga kini cara pengolahan sate Bandeng tersebut masih dipertahankan oleh masyarakat Banten.

Sate Bandeng telah menjadi ikon Provinsi Banten khususnya Kota Serang sebagai ibukotanya.

Di pusat oleh-oleh kawasan Kota Serang banyak penjual sate Bandeng sebagai hidangan untuk dibawa pulang.

Sate Bandeng dapat bertahan selama tiga hari, hal ini membuat para pecinta kuliner sering menjadikan sate ini sebagai buah tangan untuk keluarga atau kerabat di rumah setelah mengunjungi Banten. (1)

Baca: Sate Bulayak

Baca: Sate Matang

  • Asal Usul


Pada abad ke-16, makanan yang saat ini disebut dengan Sate Bandeng adalah makanan hasil racikan juru masak kerajaan yang disuguhkan sebagai menu makan kala itu.

Dalam proses memasaknya, juru masak ingin meracik olahan Bandeng dengan menghilangkan duri-duri kecilnya dengan cara memukul-mukul daging Bandeng segar.

Setelah itu juru masak akan lebih mudah untuk mengambil durinya, namun karena dipukul-pukul daging dari ikan Bandeng tersebut menjadi hancur.

Oleh karena itu, kemudian sang juru masak memberikan santan dan bumbu rempah ke daging Bandeng yang sudah diambil durinya.

Daging Bandeng kembali dimasukkan ke dalam kulit dan kerangka ikan.

Tebalnya kulit ikan Bandeng membuat ikan tersebut terlihat seperti utuh kembali.

Setelah itu, bandeng tersebut dimasak dengan cara dibakar. (2)

Baca: Sate Loso

Baca: Sate Buntel

  • Cita Rasa


Sate memiliki cita rasa yang khas yang muncul dari proses pembakaran yang dilakukan.

Begitu juga dengan sate Bandeng khas Banten, racikan rempah-rempah dalam ikan Bandeng sangat terasa kenikmatannya.

Bakaran dari daging ikan Bandeng yang dijadikan sate tidak begitu terasa amis seperti olahan ikan lainnya.

Bahkan kini sate khas Banten tersebut sudah memiliki banyak variasi dalam proses memasaknya.

Dulunya makanan ini memiliki bumbu khas garam, bawang merah, gula merah, dan santan saja.

Namun, kini bahan yang digunakan dibuat menyesuaikan lidah masyarakat saat ini.

Tidak hanya dibakar sebagai sate, ada pedagang yang memvariasikan masakan ini dengan cara digoreng.

Sehingga rasa Bandeng ini menjadi lembut di dalam dan krispi di luar.

Variasi rasa pedas juga ditawarkan oleh beberapa pedagang penjaja sate khas Banten ini.

Minat dan antusiasme masyarakat terhadap makanan pedas, menjadi alasan kenapa sate Bandeng menjadi terasa pedas.

Sate Bandeng sangat nikmat apabila dimakan dalam keadaan yang masih hangat.

Perpaduan nikmatnya sate Bandeng, sepiring nasi, lalapan, dan sambal membuat nafsu makan meningkat.

Makanan khas Banten ini juga dapat dijadikan oleh-oleh yang menarik dan pantas untuk dibawa pulang. (2)

Baca: Sate Madura

Baca: Sate Klathak

  • Bahan dan Pengolahan


Bahan-bahan pembuat Sate Bandeng

  • 2 ekor Ikan bandeng (masing-masing 500 gr)
  • 50 gr Kelapa parut, sangrai
  • 1 sdt Garam
  • 1 sdt penyedap rasa
  • ½ sdm Air asam
  • 2 btr Telur, kocok
  • 100 ml Santan kental
  • 2 sdm Minyak untuk menumis
  • Daun pisang untuk membungkus
  • Bambu untuk penjepit

Bumbu halus:

  • 4 bh Cabai merah keriting
  • ½ sdt Ketumbar
  • ¼ sdt Jintan
  • 1 cm Jahe
  • 1 cm Lengkuas
  • 1 cm Kunyit, bakar
  • 7 siung Bawang merah
  • 4 siung Bawang putih

Langkah Pengolahan Sate Bandeng

  1. Bersihkan dan pukul-pukul badan bandeng hingga keluar daging dari mulutnya.
  2. Bersihkan duri yang ada dalam dagingnya, lalu sangrai daging hingga setengah matang, sisihkan.
  3. Patahkan tulang ikan, lalu keluarkan dari badan, balikkan kulit ikan dan bersihkan.
  4. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
  5. Campur dan aduk sampai rata daging ikan bersama bumbu yang telah dihaluskan, kelapa sangrai, garam, air asam, dan santan kental, lalu telur.
  6. Masukkan 3/4 daging berbumbu ke dalam kantung ikan Bandeng lalu jepit dengan bilah kayu (bambu).
  7. Panggang sambil di bolak-balik. Oleskan sisa daging berbumbu ke badan ikan.
  8. Bakar/panggang terus-menerus hingga matang. Sate Bandeng siap dihidangkan. (3)

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Nama Sate Bandeng
Khas Provinsi Banten
Jenis Makanan Tradisional Khas
   


Sumber :


1. www.indonesiakaya.com
2. pesona.travel/keajaiban/4072/sejarah-dibalik-kenikmatan-sate-bandeng-khas-banten
3. www.dapurumami.com


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Putradi Pamungkas




KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2021 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved