Menkes Singapura Beberkan 8 Strategi Hadapi Covid-19: Deteksi Dini, hingga Lindungi Petugas Medis

Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong, beberkan 8 cara negaranya hadapi Covid-19


zoom-inlihat foto
coronavirus-singapura-1.jpg
Roslan RAHMAN / AFP
Seorang sukarelawan dari Kementerian Komunikasi Singapura bersiap untuk mengumpulkan umpan balik dari anggota masyarakat mengenai situasi wabah virus coronavirus saat ini saat istirahat makan siang di distrik bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada 5 Februari 2020. Roslan RAHMAN / AFP


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pandemi virus corona tengah dirasakan oleh seluruh dunia.

Akan tetapi, Singapura memiliki cara tersendiri dalam menghadapi wabah ini.

Hingga berita ini ditulis, angka positif Covid-19 di Singapura mencapai 631.

Akan tetapi, Singapura berhasil menekan angka kematian, hanya 2 kasus saja.

Rate mortality akibat Covid-19 Singapura menjadi sangat rendah dibanding negara-negara lain.

Singapura dianggap sukses karena sedari awal sudah melakukan langkah-langkah antisipasi Covid-19.

Berikut ini 8 langkah Singapura perangi Covid-19, diberitakan TribunnewsWiki.com dari South China Morning Post, Kamis (26/3/2020).

Baca: Video Keluarga Nekat Bongkar Plastik Jenazah PDP Covid-19 Asal Kolaka, Dokter Sebut Kurang Pemahaman

Baca: Kanselir Jerman Angela Merkel Dikarantina, setelah Tau Dokternya Positif Terjangkit Corona

Seorang sukarelawan dari Kementerian Komunikasi Singapura bersiap untuk mengumpulkan umpan balik dari anggota masyarakat mengenai situasi wabah virus coronavirus saat ini saat istirahat makan siang di distrik bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada 5 Februari 2020. Roslan RAHMAN / AFP
Seorang sukarelawan dari Kementerian Komunikasi Singapura bersiap untuk mengumpulkan umpan balik dari anggota masyarakat mengenai situasi wabah virus coronavirus saat ini saat istirahat makan siang di distrik bisnis keuangan Raffles Place di Singapura pada 5 Februari 2020. Roslan RAHMAN / AFP (Roslan RAHMAN / AFP)

1. Perlambat Penyebaran Infeksi

Menteri Kesehatan Singapura, Gan Kim Yong, mencari cara untuk memperlambat tingkat infeksi dan mempertahankannya pada level serendah mungkin dan selama mungkin.

Tingkat infeksi yang lebih lambat memiliki dua poin plus, katanya.

Pertama, hal itu akan memungkinkan pihak berwenang untuk melacak infeksi dan membendung penyebaran mereka dengan lebih baik.

Selain itu penyebaran yang lambat bisa memastikan sistem perawatan kesehatan tidak kewalahan.

"Jika kita tidak melakukan apa-apa, jumlah kasus akan meningkat, seperti apa yang terjadi di beberapa kota dan negara baru-baru ini," kata Gan.

2. Pelacakan yang Efektif

Satu di antara langkah kunci Singapura adalah pelacakan kontak.

Setiap orang yang terinfeksi harus memberi tahu pihak berwenang dengan siapa mereka berada dalam kontak dekat, sehingga kontak tersebut dapat dinilai sebagai risiko dan dikarantina jika diperlukan.

Gan mengatakan pihak berwenang telah memperkuat kemampuan penelusuran kontrak dari tiga tim menjadi 20.

Tim tersebut terdiri atas pegawai negeri hingga Angkatan Bersenjata Singapura.

"Kami dapat melacak hingga 4.000 kontak setiap hari, dan akan terus meningkatkan kapasitas penelusuran kontak kami sesuai kebutuhan," katanya.

ILUSTRASI - Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona.
ILUSTRASI - Para lansia Hong Kong dalam antrian untuk mendapatkan masker di Tai Wai, Hong Kong di tengah wabah virus corona. (tangkap layar foto Felix Wong via SCMP)

Baca: Kelabakan Hadapi Virus Corona, Iran Tuding Amerika Ciptakan Covid-19, Sebut AS Musuh Menyeramkan

Baca: Kapan Batuk dan Sesak Napas Muncul sebagai Gejala Virus Corona? Ini Penjelasannya dari Hari ke Hari

3. Lakukan Tes untuk Deteksi Dini

Singapura telah melakukan sekitar 39.000 tes virus corona, atau sekitar 6.800 tes per satu juta orang.





Halaman
123
Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Gending Sriwijaya (2013)

    Gending Sriwijaya adalah sebuah film drama laga kolosal
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved