"Setiap kasus yang bisa kita hindari akan membantu meringankan beban mereka," katanya.
7. Jaga Jarak Fisik, Bukan Jarak Emosional
Pertemuan lebih dari 250 orang tidak lagi diizinkan di Singapura.
Bagi yang melanggar, akan mendapat denda hingga S $ 10.000 dan/atau enam bulan penjara.
Pihak berwenang telah meminta warga membatasi pertemuan hingga 10 orang, termasuk pernikahan dan pemakaman.
"Jangan keluar kecuali untuk kegiatan penting seperti bekerja atau membeli makanan dan persediaan," kata Gan, sambil mendesak orang untuk tetap bersatu dan "menutup jarak emosional" antara satu sama lain.
“Untuk memenangkan pertarungan, kita harus menutup barisan sambil menjaga jarak fisik yang aman. Kita tidak boleh berhenti memedulikan sesama warga Singapura atau membangun tembok di antara kita sendiri. ”
8. Semua Orang Harus Tanggung Jawab
Studi pada Covid-19 menunjukkan bahwa setiap orang yang terinfeksi yang berperilaku bertanggung jawab, dapat mencegah dua hingga tiga orang lainnya jatuh sakit.
Gan mendesak mereka yang merasa tidak enak badan (tidak peduli separah apa pun gejalanya) untuk tetap di rumah.
Gan berkata, "tetapi bagi orang yang kita cintai yang rentan di sekitar kita, penyakit ini mungkin terbukti lebih serius."
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Nur)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Menkes Singapura Beberkan 8 Strategi Hadapi Covid-19: Deteksi Dini, hingga Lindungi Petugas Medis