TRIBUNNEWSWIKI.COM - Viral video seorang siswi SMA dibully oleh teman sekelasnya pada Senin (9/3/2020).
Video tersebut tersebar melalui Twitter dan ramai diperbincangkan oleh warganet.
Dalam video tersebut terlihat seorang siswi berseragam SMA terlihat dalam keadaan tidak berdaya.
Kaki dan tangan nampak dipegang oleh beberapa teman yang ada di dekatnya.
Tak hanya itu, mulut siswi tersebut juga terikat kain putih.
Setidaknya terdapat empat orang remaja yang ada di dekat siswi SMA itu.
Siswi SMA itu mendapat perlakuan tak mengenakan dari empat remaja yang diduga temannya.
Seorang remaja mengenakan atasan berwana hitam tampak memegangi tangan kanan korban.
Ada pula yang menggerayangi siswi SMA itu dan terdengar suara tertawa.
Baca: Update! Pelaku Bully dan Pelecehan yang Viral di Twitter Diperiksa di Polsek Bolaang Sulawesi Utara
Baca: Viral Video Bullying dan Pelecehan Anak SMA Sampai Trending di Twitter, KPPPA Angkat Suara
Sementara siswi SMA tersebut nampak mencoba berontak dan melawan.
Namun siswi SMA itu tampak hanya dapat sedikit menggerakkan badannya saat berupaya melawan.
Diketahui, kejadian tersebut terjadi di Bolaang Moongondow Sulawesi Utara.
Dikutip dari Kompas.com, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulawesi Utara Mieke Pangkong mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan infomasi terkait video tersebut.
"Informasi diduga terjadi di wilayah Bolaang Mongondow. Saya sudah koordinasi dengan DP3A Kabupaten Bolaang Mongondow, dan mereka masih mengecek lokasi sebenarnya di mana," kata Mieke saat dikonfirmasi pada Senin malam, seperti dilansir oleh Kompas.com.
Polisi pun memeriksa 5 siswa yang diduga pelaku dan satu korban bully pada Selasa (10/3/2020).
Baca: Dibully Akibat Peristiwa Susur Sungai, Keluarga Tersangka Tragedi Dipindahkan Dari Tempat Tinggalnya
Baca: Alami Pelecehan Seksual di Kampus, Mahasiswi UI Malah Disalahkan Petugas Pengamanan
Dikutip dari Tribun Manado, salah satu seorang terduga pelaku berinisial N mengaku perbuatannya hanya iseng.
"Torang cuma bakusedu (kami hanya bercanda)," kata dia.
Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada 26 Februari 2020 saat jam istirahat.
Seorang siswa wanita lantas mengupload video tersebut pada Senin kemarin.
"Kami tak menyangka bakal seperti ini," katanya.