TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebanyak 74 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dinyatakan negatif virus corona di kapal Pesiar Diamond Princess sudah diperbolehkan pulang.
Namun, Menteri Kesehatan Terawan, Agus Putranto, mengatakan pemerintah Indonesia tak terburu-buru dalam memulangkan WNI yang dikarantina tersebut.
Sebab Indonesia tak ingin berakhir seperti negara lain yang dinilai terburu-buru memulangkan warga negaranya dari China.
Baca: Warga Negara Jepang Dikonfirmasi Positif Terkena Virus Corona Setelah Berlibur ke Indonesia
Baca: Update Terbaru Virus Corona - 23 Februari: 23.092 Pasien Sembuh, 2462 Orang Meninggal Dunia
Dikutip dari Kompas.com, diketahui beberapa negara yang memulangkan warganya setalah dikarantina di kapal pesiar Diamod Princess justru menjadi terjangkit virus corona.
Terawan mencontohkan negara Australia yang awalnya negatif virus corona menjadi positif.
"Contoh sekarang, negara mana yang keburu-buru ngambil, coba?
Australia itu kan dari negatif jadi positif kan.
Kita mau seperti itu?" ujar Terawan saat dijumpai di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Baca: Virus Corona Infeksi Korea Selatan, Kasus Meningkat hingga 8 Kali Lipat
Baca: Darurat Virus Corona, Beberapa Pertandingan Liga Italia Ditunda
Tak hanya Australia, Terawan juga mencontohkan Amerika yang melakukan hal serupa.
"Amerika sama juga kan (dari negatif menjadi positiv corona)?
Masak mau ngikutin yang seperti itu?" lanjut dia.
Menurut Terawan, Indonesia sangat berhati-hati dan mengikuti kaidah-kaidah yang sudah ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Baca: Waspada Virus Corona, Sandiaga Uno Lebih Pilih Lakukan Hal Ini Dibanding Pakai Masker saat di Jepang
Baca: Media Pemerintah China Dikritik Karna Unggah Video Perawat Hamil yang Tangani Virus Corona
Pemerintah tidak hanya mengambil keputusan berdasarkan keinginan WNI di kapal Diamond Princess.
Sebab jika salah langkah, maka menurutnya bisa terjadi penularan virus.
"Tapi, harus ada prosedur dan tata caranya.
Jangan mengikuti apa yang mereka inginkan, hanya sekadar secepatnya saja.
Kalau caranya semau sendiri, bisa membentuk episentrum (penularan virus) baru. Enggak boleh," sambung Terawan.
Baca: Virus Corona Infeksi Korea Selatan, Kasus Meningkat hingga 8 Kali Lipat
Baca: China Klaim Penurunan Tajam Kasus Virus Corona, WHO Ingatkan Masih Terlalu Dini Beri Kesimpulan
Mengenai rencana evakuasi WNI dari kapal pesiar Diamond Princess itu sendiri, Terawan memastikan bahwa Pemerintah Indonesia terus bernegosiasi dengan pemerintah Jepang.
"Harus butuh negosiasi yang detail, yang baik, sehingga apa yang kita lakukan sampai kita diketawain dunia di kemudian hari," kata dia.
Pemerintah juga akan memastikan virus tidak menyebar pada penduduk Indonesia lainnya.