TRIBUNNEWSWIKI.COM - Virus Corona atau Covid-19 masih menjadi momok menakutkan di seluruh dunia.
Meski China mengklaim kasus di negara mereka sudah mengalami penurunan, namun virus Corona justru meningkat tajam di sejumlah negara lain.
Hal ini membuat sejumlah orang cemas ketika mengunjungi negara-negara tertentu.
Pengalaman itu juga dialami oleh Sandiaga Uno.
Ibu dan istri Sandi sempat panik dengan penyebaran virus tersebut dan menyuruhnya sering memakai masker.
Perintah itu diikutinya, termasuk saat pergi ke Jepang beberapa hari lalu.
"Panik mereka. Tapi ya sudah, makanya waktu kemarin ke Jepang pakai masker," kata Sandi dikutip dari Kompas.com.
Efek wabah virus corona terhadap kunjungan wisata dirasakan betul ketika beberapa hari lalu mantan kandidat calon wakil presiden RI 2019-2024 itu pergi ke Jepang dan Kuala Lumpur.
Baca: Sandiaga Uno
Baca: Digadang-gadang Jokowi, Sandiaga Uno Ogah Nyapres Jika Harus Bersaing dengan Prabowo : Dia Mentor
Menurutnya, pengecekan bandara di sana begitu ketat.
Bandara juga tampak sangat sepi dan kunjungan hotel setempat menurun.
Meski sempat memakai masker saat tiba di negeri sakura, Sandi menilai rajin cuci tangan dan pemakaian disinfektan lebih efektif ketimbang memakai masker.
Untuk itu ketika bepergian, pria kelahiran 28 Juni 1969 itu hanya mengenakan masker saat naik pesawat.
"Ternyata jauh lebih efektif cuci tangan atau pakai disinfektan. Jadi sekarang saya enggak banyak pakai masker. Kecuali kalau di dalam pesawat. Tapi saya hampir sehari 20 kali cuci tangan," selorohnya.
Gaya hidup sehat sementara dalam hal menjaga pola hidup sehat, Sandi mengaku tak melakukan banyak perubahan.
Sebab, jauh sebelum isu wabah ini mengemuka ia memang sudah menjaga pola makannya.
Baca: Update Terbaru Virus Corona - 23 Februari: 23.092 Pasien Sembuh, 2462 Orang Meninggal Dunia
Seperti banyak diberitakan, Sandi juga rajin berolahraga terutama lari.
Bahkan di sela kunjungannya ke Jepang, ia menyempatkan diri lari bersama para pelajar Indonesia di kawasan National Olympic Stadion Tokyo.
Sandi berharap masyarakat Indonesia sama-sama berdoa agar negara tetap terhindar dari kasus virus corona.
Meski begitu, ia mengingatkan kita semua agar tetap berhati-hati serta menjaga pola hidup bersih dan sehat.
"Virus corona ini kan yang dikhawatirkan lebih banyak menyebar karena ada di satu lokasi. Jadi kurangi travel, terutama ke daerah dengan case tinggi," ucapnya.
Baca: Media Pemerintah China Dikritik Karna Unggah Video Perawat Hamil yang Tangani Virus Corona
Baca: Virus Corona Infeksi Korea Selatan, Kasus Meningkat hingga 8 Kali Lipat
(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi, Kompas.com/ Nabilla Tashandra)