Dituduh Dewi Tanjung Lakukan Rekayasa, Polisi hingga Pakar Hukum Dukung Novel Baswedan Lapor Balik

Kombes Argo Yuwono hingga pakar hukum pidana Muzakkir memberi Novel Baswedan sinyal positif laporkan Dewi Tanjung atas tuduhan rekayasa air keras.


Dituduh Dewi Tanjung Lakukan Rekayasa, Polisi hingga Pakar Hukum Dukung Novel Baswedan Lapor Balik
kolase Kompas.com
Bisa Dilaporkan Balik, Dewi Tanjung Posting Video Tuding Novel Rekayasa, Sempat Tutorial Makeup Buta 


Kombes Argo Yuwono hingga pakar hukum pidana Muzakkir memberi Novel Baswedan sinyal positif laporkan Dewi Tanjung atas tuduhan rekayasa air keras.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Mulai dari Komisaris Besar (Kombes), Argo Yuwono, hingga pakar hukum pidana, Muzakkir, memberi Novel Baswedan sinyal positif untuk laporkan Dewi Tanjung atas tuduhan rekayasa air keras.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya mempersilakan Novel membuat laporan terhadap Dewi Tanjung.

Argo Yuwono mengatakan, setiap warga negara yang merasa dirugikan oleh laporan orang lain bisa melaporkan balik ke polisi.

"Tentunya laporan itu didukung dengan data," terang Argo, seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca: Dewi Tanjung Laporkan Penyerangan Novel Rekayasa, Begini Kecaman Tim Advokasi Novel Baswedan

Baca: Dicurigai Jadi Aktor Kasus Novel Baswedan, Dewi Tanjung Emosi : Hati-hati Jaga Mulut

Saat seseorang akan melaporkan suatu kasus tindak pidana harus melampirkan barang bukti dan konsultasi dengan anggota Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Kemudian, polisi akan menyelidiki laporan tersebut untuk mengetahui adanya unsur tindak pidana di dalamnya.

Pakar hukum pidana, Muzakkir, juga mendukung rencana pelaporan balik oleh Novel Baswedan.

Muzakkir mengatakan Novel dapat melaporkan Dewi dengan dugaan pencemaran nama baik.

Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/12/2018)
Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/12/2018) (DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.com)

"Novel memiliki bukti kuat yang bisa dilampirkan dalam laporannya," ungkap Muzakkir.

Bukti tersebut di antaranya temuan Tim Gabungan Pencari Fakta (TPF) kasus penyerangan Novel.





Halaman
1234






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2019 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved