Kontradiktif soal Demo saat Jokowi Dilantik: Panglima-Kapoda Larang Demo, Jokowi Izinkan Demo

Namun, ada pernyataan dari para petinggi negara yang kontradiktif. Jokowi membolehkan demo sementara Pangdam Jaya dan Kapolda Jaya melarang demo.


zoom-inlihat foto
jokowidilantik9999.jpg
The Jakarta Post/Seto Wardhana
Lima tahun lalu, Presiden terpilih, Joko Widodo membaca sumpah sebagai Presiden ke-7 RI dalam sidang paripurna Pelantikan Presiden-Wakil Presiden RI di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2014). Kontradiktif Soal Demo saat Jokowi Dilantik: Panglima-Kapoda Larang Demo, Jokowi Izinkan Demo.


"Kegiatan akan dilaksanakan dari Patung Kuda hingga Istana dan terdapat kuliner nusantara, dari para pedagang," ucap Andi.

Ia memperkirakan, jumlah masyarakat yang hadir pada acara tersebut sekitar 1 juta orang dari berbagai daerah.

Susunan acara rampung

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Arsul Sani menyebut, persiapan pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden hampir final.

Ia menyatakan, hanya ada beberapa hal yang perlu dikoordinasikan kembali dengan beberapa pihak.

Penegasan tersebut disampaikan Arsul usai melakukan rapat gabungan dengan pimpinan fraksi-fraksi dan kelompok Anggota DPD di Ruang GBHN Gedung Nusantara V MPR, Senin (14/10/2019).

"Sudah dikonfimasi bahwa pelantikan akan dilakukan hari minggu yang akan datang, pukul 14.30 WIB," kata Arsul.

Dia mengatakan, susunan acara pelantikan presiden dan wakil presiden yang akan dilaksanakan akhir pekan itu pun telah rampung dikerjakan.

"Rundownya sudah disebutkan, datangnya jam sekian, sekian masuk ruang sidang, kemudian pak wapres tiba. Pak presiden dan wapres terpilih tiba," ungkapnya.

Rencananya, imbuh Arsul, pihaknya juga akan melakukan pertemuan kembali bersama sejumlah pihak terkait.

"Besok, terjadwal MPR itu akan rapat dengan pak kapolri, panglima TNI, kepala BIN, Menlu dan lembaga terkait," pungkasnya.

Pukul 14.00 WIB

Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 dipastikan akan berlangsung pukul 14.00 WIB, Minggu (20/10).

Jadwal pelantikan ini telah dikonsultasikan antara Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dengan Presiden terpilih.

Sebelumnya pelantikan direncanakan akan dilakukan pada pukul 10.00 WIB.

"Iya (setuju) jadi 14.00 WIB dan tentunya karena supaya berjalan dengan baik," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kompleks istana kepresidenan, Senin (14/10).

Beberapa hal menjadi pertimbangan pemunduran tersebut. Salah satunya, kegiatan car free day (CFD) dan juga kegiatan ibadah.

Selain kepastian waktu, Pramono juga menjamin keamanan dalam pelantikan. Ia bilang pengamanan telah disiapkan mengingat pada acara tersebut juga hadir sejumlah tamu negara.

"Pasti amanlah. Karena ada tamu negara. Apapun kalau sudah menyangkut pelantikan Presiden dan Wapres itu adalah prioritas dan kami meyakini Polri dan TNI pasti akan siap untuk mengamankan," terang Pramono.

Beberapa hal menjadi pertimbangan pemunduran tersebut. Salah satunya, kegiatan car free day (CFD) dan juga kegiatan ibadah.

Selain kepastian waktu, Pramono juga menjamin keamanan dalam pelantikan. Ia bilang pengamanan telah disiapkan mengingat pada acara tersebut juga hadir sejumlah tamu negara.

"Pasti aman lah. Karena ada tamu negara. Apapun kalau sudah menyangkut pelantikan Presiden dan Wapres itu adalah prioritas dan kami meyakini Polri dan TNI pasti akan siap untuk mengamankan," terang Pramono.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)




Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved