(KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY)
Namun korban bernama Fanly Lahingide (14) menghembuskan napas terakhirnya saat dibawa ke rumah sakit.
Korban dilarikan ke Rumash Sakit Auri dan dirujuk ke RS Malalayang. Namun korban menghembuskan napas terakhir saat dibawa menuju rumah sakit.
Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani mengungkapkan keluarga korban keberatan dengan hukuman dari oknum guru yang meminta korban untuk berlari memutari lapangan.
Jenazah korban kini tengah diautopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Karombasan.
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)
KOMENTAR