Jawaban Jusuf Kalla Ketika Dikritik Soal Penanganan Karhutla oleh Perdana Menteri Malaysia

Wapres Jusuf Kalla tanggapi kritikan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad soal karhutla di Sumatera dan Kalimantan.


zoom-inlihat foto
jusuf-kalla-jawab-kritikan-mahathir-soal-karhutla.jpg
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla jumpa pers usai hadiri Kongres Kehutanan Indonesia ke VI di Grand Sahid Jaya, Jl. Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2016). Jusuf Kalla menilai Indonesia tidak akan terpengaruh kebijakan OPEC, karena sudah jadi pengimpor minyak.


Wapres Jusuf Kalla tanggapi kritikan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohammad soal karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menjawab kritikan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad soal kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Jusuf Kalla menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak berdiam diri dalam mengatasi persoalan karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

Dikutip dari Kompas.com, Jusuf Kalla mengatakan kepada awak media di New York bahwa pemerintah Indonesia telah berbuat banyak untuk mengatasi kebakaran hutan.

Bahkan menurutnya, upaya pemerintah mengatasi karhutla adalah yang terbesar yang pernah dilakukan.

"Indonesia sudah mengerahkan 40 helikopter dan 40 pesawat untuk mengurangi itu (kebakaran hutan), terbesar dalam upaya operasi kita," ujar Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan.

Baca: 3 Ekor Orangutan Korban Karhutla Ditranslokasikan ke Taman Nasional Gunung Palung

Kendati demikian, JK, sapaan akrab Jusuf Kalla, mengingatkan bahwa kebakaran hutan yang terjadi di Indonesia banyak disebut disebabkan pembakaran untuk pembersihan lahan.

Namun menurutnya, hal itu tetap tidak lepas dari faktor alam, yakni angin yang membawa kabut asap sampai ke negara tetangga.

"Korban terbesar (kebakaran hutan) adalah Indonesia, juga penduduk Indonesia. Tapi bahwa itu arah angin mengarah ke Malaysia, bagaimana kita kontrol?"

"Kita tidak ada maksud untuk itu kan? Bahwa anginnya ke barat atau ke timur," kata JK.

Mahathir sayangkan pemerintah Indonesia tolak bantuan Malaysia

Mahathir Mohamad
Mahathir Mohamad (TRIBUNNEWS/HO)




Halaman
123
Penulis: Widi Pradana Riswan Hermawan
Editor: Putradi Pamungkas






KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2020 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved