Kesaksian Edi, Satu-satunya Saudara yang Selamat Pembantaian Minah yang Bunuh 3 Saudara Kandungnya

Kesaksian Edi, Satu-satunya Saudara yang Selamat Pembantaian Minah yang Bunuh 3 Saudara Kandungnya


zoom-inlihat foto
kasus-pembunuhan-di-kebun-banyumas-pelaku.jpg
KOMPAS.com/FADLAN MUKHTAR ZAIN
Tersangka dihadirkan dalam ungkap kasus penemuan empat kerangka manusia di kebun saat konferensi pers di Mapolres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa (27/8/2019).


Jadi setiap kali itu seperti kebayang-bayang mereka terus dan saya terkadang masih suka bertanya dan mencari ke sesama teman mereka.

Misalnya saja teman kerja Supratno, kemudian ke Purwokerto bertanya ke teman Vivin (Pipin).

Kapan terakhir bertemu mereka saat masih hidup?

Ya ketika Lebaran pasti saya sempatkan datang dan ketemu mereka.

Waktu mereka hilang dan ibu sendirian di rumah, yang suka membawa makanan juga saya.

Jadi yang beli-beli makanan apa saja itu saya.

Kadang saat libur ibu kepikiran banget, saya ngomong kalau nanti berjodoh lagi ya nanti pasti pulang.

Apakah tidak khawatir akan dihabisi juga?

Kalau dulu biasa-biasa saja karena jarang ngomong-ngomongan (saling berbicara panjang) dengan Saminah.

Kalau sekarang karena tahu kejadiannya seperti ini ya takut.

Oleh karena itu hukumannya ya seumur hidup, karena kalau tidak, maka berpotensi bisa mengancam orang lain terutama ibu dan saya.

Kalau hukumannya ringan nanti otomatis akan timbul, dua kali kejahatan.

Orang kalau sudah jelek maka bisa berpotensi, bukan saya menuduh, maksudnya adalah mengantisipasi itu.

Pernahkah Minah mengajak bicara warisan dengan Pak Edi?

Tidak pernah, kalau sama saya tidak pernah, termasuk yang katanya lahan itu diagunkan dan di foto-foto oleh pihak bank saja, saya juga tidak tahu.

Sehingga tidak ada omongan warisan dengan saya.

Setelah kejadian ini Ibu (Misem) tinggal seorang diri, bagaimana?

Nanti rencana ya akan ikut saya, kalau misalnya begitu, tetapi saya tidak mau memaksakan, karena saya tinggal juga bersama mertua.

Beda jika saya mengontrak, karena saya masih bersama mertua. Besok-besok saya akan coba tawarkan ke ibu maunya seperti apa.(*)

(Tribunjateng/jti)





Editor: haerahr
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Uang Passolo (2026)

    Uang Passolo adalah sebuah film drama Indonesia yang
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved