Saat mencari-cari saudara-saudara itu tak ketemu, apakah menduga sesuatu?
Saya sempat bertanya ke ibu (Misem), harus ke mana mencari mereka (korban).
Lalu saya sempat diberi saran untuk pergi ke Purwokerto, akhirnya saya mencari ke Purwokerto.
Selama lima tahun saya bertanya-tanya ke mana mereka sebenarnya.
Ibu juga memang memerintahkan untuk mencari ke sana (Purwokerto), saya jawab iya nanti saya cari ke Purwokerto karena Purwokerto itu luas.
Karena kebetulan anaknya Supratno kan kuliah di STAIN Purwokerto.
Selepas hilang satu minggu itu saya pernah mencoba menghubungi nomor kakak (Supratno) tetapi tidak nyambung.
Sebagai saudara saya jelas ikut khawatir dan mencari.
Saya juga sempat melaporkan ke kepolisian.
Semuanya sudah, pokoknya seminggu setelah menghilang itu saya lapor polisi.
Pernahkah curiga ada kejadian mengerikan ini?
Saya sama sekali tidak ada curiga dan kepikiran jika Saminah dan anak-anaknya itu membunuh.
Istilahnya masa sesama saudara sendiri tega.
Setiap kali bertanya kepada Minah ke mana mereka pergi, tetapi jawabannya waktu itu tidak tahu.
Karena kami jarang berkomunikasi akhirnya saya tidak menanyakan lagi terkait hal itu.
Saya waktu itu tidak mau panjang lebar.
Apalagi saya juga sudah punya keluarga, tetapi bagaimanapun juga saya masih suka berbagi waktu datang ke sini.
Pernahkah mimpi tentang saudara-saudaranya yang sudah lama tiada ini?
Saya hanya selalu kepikiran saja ke mana mereka pergi.
Bagaimanapun juga mereka itu adalah saudara kandung saya.