Mereka yang berpuasa harus menyesuaikan diri dengan pola makan baru selama sebulan.
Meski demikian, ada sejumlah tip yang bisa dicoba agar tubuh tetap bugar seharian saat berpuasa dan perut terasa kenyang lebih lama.
Berikut empat tip memilih menu sahur yang sehat menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik dari RS Metropolitan Medical Center, Raissa Edwina Djuanda.
Sejumlah orang memilih menu sahur yang praktis dan mudah disajikan karena durasi makan sahur terbatas.
Pada akhirnya, makanan yang dikonsumsi pun minim nutrisi, misalnya hanya mengonsumsi mi instan.
Usahakan, menu makan sahurmu mengandung gizi yang lengkap, mulai dari karbohidrat, protein, vitamin, mineral, dan lemak sehat.
Baca: Menjelang Ramadhan, Simak Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari saat Sahur dan Berbuka Puasa
Misalnya, kamu bisa mengisi sepertiga piring dengan karbohidrat seperti nasi atau kentang, seperenam piring dengan lauk pauk seperti ikan, ayam, tahu atau tempe, serta setengah piring sisanya diisi dengan sayur-sayuran dan/atau buah-buahan.
Banyak dari kita yang makan nasi putih dalam jumlah banyak ketika sahur.
Padahal, nasi putih termasuk kelompok karbohidrat sederhana.
Usahakan memilih karbohidrat kompleks yang mengandung serat tinggi, sehingga kita bisa kenyang lebih lama.
Selain itu, konsumsi karbohidrat kompleks juga memiliki banyak manfaat lainnya, termasuk salah satunya memperlancar pencernaan.
"Dibanding nasi putih bisa memilih nasi merah, kentang atau kalau karbohidrat dalam bentuk roti, boleh roti gandum," kata Raissa.
Baca: 5 Makanan Ini Bikin Kenyang Lebih Lama, Bisa Jadi Rekomendasi Sahur Jelang Ramadhan 2021
Penderita Gastroesophageal Reflux Disease atau GERD perlu lebih memerhatikan konsumsi makanannya pada bulan puasa.
Raissa menyarankan untuk menghindari makanan-makanan yang merangsang lambung, seperti makanan yang terlalu asam, terlalu pedas atau memiliki bumbu yang terlalu tajam.
Beberapa sayur juga mudah merangsang lambung, salah satunya adalah kol, sehingga akan membuat lambung terasa 'begah'.
"Untuk orang yang sakit lambung juga sebaiknya hindari buah-buahan yang dikeringkan atau yang sifatnya manisan atau asinan buah, karena sifatnya juga mudah merangsang lambung," ungkapnya.