Pemda DKI Jakarta harus siap siaga atasi banjir
Menanggapi banjir yang terjadi di DKI Jakarta Selasa (25/2/2020) yang belum juga surut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) imbau pemda untuk bersiaga.
Seperti yang dilansir oleh Kompas.com, Kepala Pusat Data dan Infomasi BNPB, Agus Wibowo mengingatkan pemerintah daerah untuk siap siaga terhadap bencana banjir.
Hal ini diungkapkan lantaran prediksi curah hujan ekstrem yang akan terjadi hingga April 2020.
"Pertama, kami menyiapkan memberi edaran-edaran pada seluruh BPBD, pemerintah daerah untuk siap-siap. Karena ini ramalan dari BMKG masih terjadi hujan. Semua pihak harus siap-siap," kata Agus di Graga BNPB, Jakarta, Senin (24/2/2020).
Menurut Agus, semua pihak harus siap siaga dengan kebutuhan personel, logistik ataupun pendanaan.
Sehingga akan selalu tanggap dalam menghadapi kemungkinan datangnya bencana.
"Jaga-jaga sehingga kita pantau 24 jam. Jika terjadi apa-apa, kita selalu siap, selalu siap terus," ujar Agus.
Sebelumnya, Agus membenarkan jika puncak hujan akan terjadi pada bulan Februari.
Meskipun demikian, Agus juga memprediksi curah hujan yang ekstrem akan terjadi hingga April 2020.
"Puncaknya kan Februari. Tapi kan hujan itu masih terus berlangsung April kurang lebih dan sampai April itu kemungkinan ada terjadi juga yang kemungkinan ekstrem juga," kata Agus.
Oleh karena itu, Agus meminta masyarakat tetap waspada dengan curah hujan besar dalam waktu yang lama.
"Jadi kita semua tetap harus selalu waspada, siaga siapa tau akan ada hujan yang cukup lama sehingga bisa jadi banjir lagi," ucap dia.
Baca: DKI Jakarta Kembali Banjir, 326 Gardu Listrik Ibu Kota dan Bekasi Dipadamkan, Berikut Daftarnya
Baca: Banjir Kepung Ibukota, Sosok Ini Beri Pujian Untuk Gubernur Jakarta, Sebut Kinerja Anies Lebih Baik
Baca: Kronologi Banjir Bandang Sebabkan Ratusan Siswa SMPN 1 Turi Sleman Hanyut Saat Susur Sungai