Zaenal Muttaqin juga mengatakan bahwa Ari Askhara mengubah rute penerbangan Jakarta-Amsterdam menjadi Bali-Medan-Amsterdam.
Perubahan rute ini membuat para awak kabin bekerja lebih lama.
Ia mengaku tak tahu alasan perubahan rute tersebut.
Live Accoustic di dalam pesawat
Baca: Garuda Indonesia
Baca: Ari Askhara
Zaenal juga menyoroti kebijakan Ari Askhara yang mengizinkan live music di pesawat yang diluncurkan sebagai passenger treatment.
Dikutip dari Kompas.com, Ari Askhara mengatakan Live Accoustic Entertainment 'GIAcoustic' dapat dinikmati oleh penumpang dengan rute penerbangan lebih dari 1 jam.
"Ini rute harus lebih dari 1 jam, agar mereka bisa lebih berekspresi dan memang (penampilan perdana) kami ingin Denpasar. Nanti kami ingin bisa ke Balikpapan, Denpasar, Medan, Makasar yang berdurasi lebih dari 1 jam. Tapi domestik dulu," ujar Ari saat ditemui di Bandara Soekarno Hatta, Rabu (9/1/2019).
Sebelumnya, pada Juli lalu, kebijakan Garuda Indonesia juga menjadi sorotan karena melarang pengambilan foto dan video di dalam pesawat.
Larangan tersebut tertuang dalam surat pengumuman yang dikeluarkan manajemen Garuda Indonesia pada Selasa (16/7/2019) dengan nomor JKTDO/PE60001/2019.
Kebijakan ini diambil setelah viralnya foto menu makanan Garuda Indonesia yang ditulis tangan.
Foto ini diunggah oleh salah seorang penumpang, dan sempat berlanjut di jalur hukum.