Mereka ialah Dodi Alex van Dijn dari Persik Kediri dan Witan Sulaeman milik PSIM Yogyakarta.
Datang pada putaran kedua, Witan tak mampu memberikan banyak perubahan pada performa PSIM di Liga 2 2019.
Baca: Sepekan Latih Persija, Edson Tavares sudah Beri Dampak Positif
Baca: Tundukkan Arema FC, Strategi Robert Rene Alberts Ini Berbuah Rekor Baru untuk Persib Bandung
Baca: Badai Cedera Jelang Lawan Arema, Pelatih Persib Bandung Kritisi Jadwal Liga
Tim berjulukan Laskar Mataram itu gagal menembus perempat final Liga 2 2019.
Sebaliknya, Dodi Alex van Dijn justru menjadi komponen keberhasilan Persik Kediri hingga saat ini.
Ia turut membantu Persik lolos ke babak delapan besar Liga 2 2019.
Bahkan, juara Liga 3 2018 itu kini melaju ke babak semifinal Liga 2 2019.
Persik berpeluang besar naik kasta langsung ke Liga 1 2020.
Namun, Dodi tampaknya harus melewatkan perjuangan bersama Persik karena harus fokus dengan timnas U-22 Indonesia.
Skuad Garuda Muda akan berlaga pada ajang SEA Games 2019 yang berlangsung di Filipina mulai 26 November 2019.
Indonesia tergabung di grup neraka bersama Thailand dan Vietnam.
Selain pemain dari kasta kedua, timnas U-22 Indonesia juga menyertakan dua pilar impor yakni Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk) dan Saddil Ramdani (Pahang FA).
Hanya, saat ini Saddil sudah tidak lagi memperkuat Pahang karena tidak memperpanjang kontrak kerja sama.
Baca: Alfin Tuasalamony Minta Maaf, Pelatih Persib Puji Bobotoh Tak Dendam ke Aremania
Baca: Tugas Berat Aji Santoso, Tukangi Persebaya Surabaya Tanpa Suporter hingga Akhir Musim Liga 1 2019
Baca: Buntut Panjang Kerusuhan di Stadion GBT, Persebaya Tidak Bisa Jamu PSM Makassar di Surabaya
Kiper:
- Nadeo Arga Winata (Borneo FC),
- Muhammad Riyandi (Barito Putera)
Belakang:
- Bagas Adi Nugroho (Bhayangkara FC),
- Nurhidayat Haji Haris (Bhayangkara FC),
- Dodi Alekvan Djin (Persik Kediri), Firza Andika (PSM Makassar),
- Andy Setyo Nugroho (Tira Persikabo),
- Asnawi Mangkualam Bahar (PSM)
Tengah:
- Zulfiandi (Madura United),
- Irkham Zahrul Mila (PSS Sleman),
- Rachmat Irianto (Persebaya),
- Feby Eka Putra (Persija),
- Witan Sulaeman (PSIM Yogyakarta),
- Egy Maulana Vikri (Lechia Gdansk),
- Sani Rizki Fauzi (Bhayangkara FC),
- Evan Dimas Darmono (Barito Putera),
- Syahrian Abimanyu (Madura United),
- Saddil Ramdani (tanpa klub)
Depan:
- Muhammad Rafli (Arema FC),
- Osvaldo Haay (Persebaya)