Rahasiakan Kelemahan Jelang SEA Games 2019, Indra Sjafri: Jangan Bunuh Diri

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Adya Rosyada Yonas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri di Lapangan G, Komplek Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Para pemain timnas U-22 Indonesia menggelar latihan pamungkas di Indonesia pada Rabu (20/11/2019) pagi sebelum bertolak ke Filipina malam nanti.

Skuad Garuda Muda akan berangkat menuju SEA Games 2019 yang diadakan di Manila, Filipina.

Latihan itu sendiri digelar di Lapangan C Komplek Gelora Bung Karno dan masih diikuti oleh 24 pemain timnas U-22 Indonesia.

Dilansir oleh Warta Kota pada Kamis (21/11/2019), pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, memfokuskan materi latihan pada skema bola mati.

Baca: Belum Umumkan Pelatih Timnas yang Baru, Inilah Alasan PSSI Tolak Utusan Luis Milla

Baca: Gelandang di Liga 1, Pemain Ini Berpeluang Jadi Satu-satunya Ujung Tombak Timnas U-22 di SEA Games

Indra menyiapkan seluruh materi yang berkaitan dengan skema bola mati seperti penalti, lemparan ke dalam, tendangan bebas, dan tendangan penjuru.

“Semuanya harus disiapkan, ada set piece; penalti, throw in, free kick, semua elemen yang berkaitan dengan game plan kami latih,” kata Indra Sjafri setelah memimpin latihan.

Pelatih Timnas Indonesia U-23, Indra Sjafri saat ditemui seusai memimpin latihan di Lapangan C, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). (Tribunnews)

Akan tetapi ketika ditanya lebih jauh tentang kondisi timnya saat ini, pelatih asal Sumatera Barat tersebut tidak ingin berkomentar.

Menurut Indra, bila dia terlalu banyak berbicara tentang kendala dan kondisi anak asuhnya saat ini, hal tersebut bisa menjadi bocoran bagi tim lawan untuk mengetahui kekuatan Egy Maulana Vikri cs.

Indra bahkan dengan ekstrem menyebutkan langkah tersebut bisa menjadi satu tindakan 'bunuh diri'.

“Ini sudah hari-hari mau pertandingan kami tidak akan info ke semua orang, apa kelemahan kami, apa kekurangan kami kan sama saja bunuh diri,” kata Indra tegas.

Baca: Pernah Juarai AFF U-19 2013, Ini Deretan Mantan Bintang Timnas U-19 yang Berlaga di Liga 2

Baca: Istri Ilja Spasojevic Penyerang Bali United Meninggal Dunia, Persib Bandung Turut Berduka

Baca: Lima Pemain Utama Terancam Akumulasi Kartu, Persib Tak Akan Mudah Raih Kemenangan Beruntun Kelima

Pada Rabu (20/11/2019) siang Indra Sjafri melalui PSSI sudah mengumumkan 20 nama pemain yang akan dibawa ke SEA Games 2019.

Sebelumnya, Indra Sjafri telah memulangkan empat pemain yakni Hanif Sjahbandi (Arema FC), Alberto Goncalves (Madura United), Muhammad Hambali Tolib (Persela Lamongan), dan Muhammad Rifad Marasabessy (PS Tira Persikabo).

Kini dia memulangkan Muhammad Luthfi Kamal (Mitra Kukar), Gian Zola (Persib Bandung), Kadek Agung (Bali United), dan Awan Setho (Bhayangkara FC).

Pemain Liga 2 berpartisipasi

Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, memanggil dua pemain yang berasal dari kasta kedua Liga Indonesia atau Liga 2.

20 nama pemain telah dipastikan bakal membela timnas U-22 Indonesia pada SEA Games 2019.

Mayoritas skuad timnas U-22 Indonesia diisi oleh pemain-pemain yang berlaga di kasta tertinggi Liga Indonesia.

Misalnya Rachmat Irianto yang membela Persebaya Surabaya dan Firza Andika yang memperkuat PSM Makassar di Liga 1 2019.

Sementara 16 pemain diambil dari tim-tim yang merupakan kontestan kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Skuad Persik Kediri saat berlaga di Liga 2 2019. (Media resmi Liga 2.)

Pelatih timnas U-22 Indonesia, Indra Sjafri, hanya memanggil dua nama yang berasal dari kasta kedua, Liga 2 2019.

Halaman
12


Penulis: Haris Chaebar
Editor: Adya Rosyada Yonas
BERITA TERKAIT

Berita Populer