TRIBUNNEWSWIKI.COM - Hans Tomasoa ternyata adalah sosok yang baik di mata para mantan mahasiswa yang pernah dididik olehnya.
Seorang mahasiswa mengungkap identitas asli Hans Tomasoa.
Seperti diketahui, baru-baru ini publik dihebohkan dengan peristiwa pasutri lansia meninggal di Bogor.
Pasutri lansia tersebut adalah Hans Tomasoa (83) dan Rita Tomasoa (72).
Kedua lansia ini tewas mengenaskan dengan kondisi membusuk lantaran tak pernah dikunjungi oleh anak-anaknya.
Sejak berita penemuan jenazah kedua lansia ini viral, berbagai komentar pun muncul di laman media sosial, termasuk di Twitter atau X.
Seorang pengguna X dengan akun @tamarowave mengungkap, bahwa semasa hidup, Opa Hans ini bukan hanya bekerja sebagai seorang pelaut saja.
Baca: Anak Pasutri Lansia Meninggal di Bogor Ungkap Penyebab Masalah Keluarganya, Ketua RT Menghargai
@tamarowave mengatakan, Opa Hans adalah seorang dosen yang pernah membimbingnya di masa pendidikan.
"Beliau dosen pembimbingku. Capt. Hans Tomasoa.
Manusia yang sangat baik dan lurus.
Dulu rumahnya di Duren Sawit dan saya sering berkunjung saat bimbingan TA," tulis @tamarowave di akun X.
Ia juga mengatakan, bahwa Opa Hans adalah dosen ketika dirinya sidang perkuliahan.
"Beliau juga dosen saya saat sidang.
Tidak pernah menyangka kepergianmu begitu tragis Captain," tulis mantan mahasiswa Opa Hans itu.
Baca: Curhatan Ciro Juliano Anak Pasutri Lansia Meninggal di Bogor, Akui Tak Harmonis dengan Hans dan Rita
Tidak cukup sampai disitu, @tamarowave juga mengungkap, bahwa Oma Rita Tomasoa, istri Opa Hans adalah seorang penyiar di radio RRI.
"Beliau Alumni AIP dan ex cadet juga bekerja di Djakarta Lloyd.
Kemudian menjadi salah satu Direktur di Samudra Indonesia bagian cargo yang menangani Hapag Lloyd.
Selamat jalan dan Semoga Tuhan Selalu menyertaimu Capt," tulis @tamarowave.
Hal yang paling diingat oleh pemilik akun adalah sosok Opa Hans yang tak pernah mempersulit mahasiswanya.
"Iya, baik banget dia. Kalau ada yg perlu direvisi tidak dicoret2x sama dia, cuma dikasih tau dengan nada pelan mana yg perlu dirubah.