Hasto Sebut Megawati Tertawa Dirinya Dipanggil Polisi : Seperti yang Rasakan Saya Waktu Orde Baru

Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tertawa mendengar Sekretaris Jenderal PDI-P Hasto Kristiyanto dipanggil polisi oleh Polda Metro Jaya


zoom-inlihat foto
Ketua-Umum-PDI-P-Megawati-Soekarnoputri-dan-Sekjen-PDI-P-Hasto-Kristiyanto.jpg
KOMPAS.com/NICHOLAS RYAN ADITYA
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tiba di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, didampingi oleh Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, Kamis (15/2/2024)


“Partai politik punya tugas untuk menyerap aspirasi dan menyuarakan pendapat, termasuk apa yang terjadi dengan Pemilu 2024,” ujar Hasto dikutip dari Kompas.id, Selasa.

Di sisi lain, Zen menilai kliennya mempunyai hak untuk menyuarakan kebenaran, termasuk dugaan kecurangan Pemilu yang sudah dijadikan sebagai pertimbangan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Hal tersebut telah dibuktikan dengan tiga dissenting opinion atau pendapat yang berbeda pada putusan MK beberapa waktu lalu.

Hasto mengatakan bahwa Indonesia dibangun dari keinginan untuk melepaskan diri dari berbagai keterjajahan.

Maka, muncul gagasan kebebasan berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat.

Hasto menyebutkan bahwa ketika ia mengeluarkan pendapat sebagai sekjen partai, hal ini merupakan bagian dari ritual kehidupan politik.

Di hadapan awak media, Hasto mengatakan, dirinya harus berani menyuarakan kebenaran dan menegakkan hukum.

“Legacy yang dibangun oleh Bung Karno dan Ibu Megawati Soekarnoputri adalah legacy agar rakyat bisa bersuara, bisa menyampaikan pendapat,” ungkap Hasto.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved