Hal itu terjadi setelah Hamas, kelompok militan yang didukung Iran, menyerbu Israel pada 7 Oktober 2023.
Pada masa Raisi juga Iran muncul sebagai pemasok drone militer asing yang terpercaya bagi Rusia.
Tahun lalu Iran juga menyatakan kesepakatan dengan Arab Saudi dan pemulihan hubungan diplomatik, difasilitasi China.
Kronologi Penemuan Helikopter Presiden Iran yang Jatuh
Presiden Asosiasi Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) Pir-Hossein Kolivand pada Senin (20/5/2024), mengonfirmasi tim penyelamat dan pencari telah mengidentifikasi helikopter Presiden Ebrahim Raisi yang jatuh.
Dirinya menyebut tim sudah tiba di kepingan helikopter Presiden Iran yang jatuh.
Pada saat itu Kolivand tidak memberikan rincian lebih lanjut, namun mengatakan kondisinya tidak baik.
“Sebanyak 73 tim penyelamat hadir di area pencarian helikopter di desa Tawal dengan peralatan canggih dan khusus,” tambahnya, sebagaimana dilaporkan IRNA.
Selang beberapa saat, dikabarkan tidak ada korban selamat yang ditemukan di lokasi jatuhnya helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi di barat laut Iran.
“Tidak ada jejak korban selamat yang terlihat setelah lokasi jatuhnya helikopter ditemukan,” kata Pir-Hossein Kolivand pada Senin pagi dalam wawancara dengan kantor berita semi-resmi Tasnim.
Sebelumnya, Markas Besar Manajemen Darurat Nasional Bulan Sabit Merah Iran menyebutkan tim penyelamatnya telah bergerak ke dua titik yang diidentifikasi oleh pesawat tak berawak Turkiye.
“Tim penyelamat Bulan Sabit Merah sedang bergerak menuju kemungkinan tempat pendaratan helikopter,” kata mereka setelah pesawat tanpa awak dengan daya tahan tinggi milik Turkiye yang bernama Akinji mendeteksi sebuah titik panas yang mungkin merupakan lokasi jatuhnya helikopter.
Seorang komandan Korps Garda Revolusi Iran mengonfirmasi deteksi sumber panas tersebut yang diyakini merupakan reruntuhan helikopter.
Sebuah pengumuman juga disampaikan sumber di lapangan bahwa koordinat geografis dari helikopter yang membawa Presiden Raisi ditentukan oleh pemantauan udara di wilayah tersebut.
Terlepas dari kondisi cuaca yang buruk, tim penyelamat berusaha menemukan lokasi helikopter yang hilang yang membawa Presiden Iran dan delegasinya di bagian barat laut negara itu.
Tim penyelamat menyisir daerah berbatu dan daerah berbukit di dekat kota Varzaqan di provinsi Azarbaijan Timur meskipun cuaca berkabut dan hujan.
Sebelumnya, Masyarakat Bulan Sabit Merah Iran (IRCS) mengabarkan, mereka telah mengirimkan lebih banyak kelompok untuk membantu menemukan lokasi jatuhnya pesawat.
“Sebanyak 46 tim tanggap cepat dan tim penyelamat dari provinsi Azarbaijan Timur, Teheran, Alborz, Ardabil, Zanjan, dan Azarbaijan Barat dikerahkan untuk membantu operasi pencarian dan penyelamatan," jelas IRCS.
Presiden Raisi baru saja kembali bersama Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian dan beberapa orang lainnya dari sebuah upacara peresmian bendungan di perbatasan Iran dengan Republik Azerbaijan, saat helikopter yang ditumpanginya jatuh ketika mendarat di wilayah Varzaqan pada Minggu (19/5/2024).
(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)