TRIBUNNEWSWIKI.COM - Inilah sosok DA yang cabuli anak SMP yang menangis histeris ddi Pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo, Jawa Timur
Viral video siswi SMP menangis di pantai tersebut viral di media sosial.
Siswi SMP tersebut histeris dan tidak menjawab dan terus menangis saat warga menanyakan kondisinya.
Terungkap ternyata pelajar itu menjadi korban pencabulan.
Kepolisian kemudian turun tangan atas viralnya video tersebut.
Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota Iptu Zainullah menjelaskan, pelajar itu adalah korban pencabulan dari seorang laki-laki yang tidak dikenal.
"Pelajar yang menangis dan videonya viral di media sosial merupakan korban pencabulan," kata Zainullah kepada Kompas.com, Kamis (22/2/2024).
Menurut Zainullah, pelaku berniat menyasar korban yang pulang sekolah jalan kaki sendirian.
Pelaku lalu membujuk rayu korban dan berjanji mengantarkannya pulang setelah diajak makan.
Baca: Kronologi Gadis SMP jadi Korban Pencabulan di Probolinggo, Korban Menangis Terisak di Pantai
Namun bukannya mengantarkan pulang, pelaku malah mengajak korban menuju Pantai Permata.
Korban berusaha menolak tetapi pelaku terus membujuk korban dan akan diantarkan pulang.
Setiba di Pantai Permata, korban disuruh duduk di gazebo kemudian pelaku terus membujuk rayu agar mau diajak pacaran dengan pelaku.
Sampai akhirnya pelaku mencabuli korban sampai korban menangis hingga pelaku menyudahi perbuatannya.
Korban kemudian berlari ke kerumunan ibu-ibu yang ada di Pantai Permata untuk meminta pertolongan.
Ibu-ibu itu berusaha menghubungi orangtua korban, sedangkan pelaku kabur.
Setiba di Pantai Permata, korban disuruh duduk di gazebo kemudian pelaku terus membujuk rayu agar mau diajak pacaran dengan pelaku.
Sampai akhirnya pelaku mencabuli korban sampai korban menangis hingga pelaku menyudahi perbuatannya.
Baca: Kuli Bangunan Cabuli Anak 4 Tahun di Surabaya, Masukkan Sumpit dan Kaki Barbie ke Organ Vital Korban
Korban kemudian berlari ke kerumunan ibu-ibu yang ada di Pantai Permata untuk meminta pertolongan.
Ibu-ibu itu berusaha menghubungi orangtua korban, sedangkan pelaku kabur.
Dari situ, orangtua korban langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Probolinggo Kota.