Israel dan AS Dikabarkan Berselisih, Netanyahu Keberatan Pembentukan Negara Palestina

Benjamin Netanyahu merasa keberatan terhadap rencana pembentukan negara Palestina yang tidak menjamin keamanan Israel.


zoom-inlihat foto
Perdana-Menteri-Israel-BenjaminAbir-SULTAN-KOLAM-RENANG-AFP.jpg
Abir SULTAN / KOLAM RENANG / AFP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berbicara selama konferensi pers di pangkalan militer Kirya di Tel Aviv pada 28 Oktober 2023 di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok Palestina Hamas. Netanyahu mengatakan pada tanggal 28 Oktober bahwa pertempuran di Jalur Gaza akan berlangsung "panjang dan sulit", karena pasukan darat Israel beroperasi di wilayah Palestina selama lebih dari 24 jam.


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (18/1/2024) mengatakan kepada Amerika Serikat, dirinya merasa keberatan terhadap rencana pembentukan negara Palestina yang tidak menjamin keamanan Israel.

Dalam sebuah konferensi pers, ia mengatakan, ketiadaan pembentukan negara Palestina juga tidak akan menghalangi kesepakatan normalisasi hubungan dengan negara-negara Arab beberapa tahun lalu.

Dikutip dari Kompas.com, Netanyahu masih berniat mengundang lebih banyak negara agar bergabung ke dalam kesepakatan tersebut.

Israel dan pendukung utamanya, Amerika Serikat, dikabarkan sedang berselisih.

Netanyahu dan pemerintahan koalisi sayap kanannya menolak adanya pembentukan negara Palestina.

Adapun AS tetap menjunjung solusi dua negara sebagai jalan keluar terbaik untuk menciptakan perdamaian di kawasan tersebut.

Seorang tahanan Palestina (tengah) memberi isyarat di antara para pendukung dan kerabatnya setelah dibebaskan dari penjara Israel dengan imbalan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas dari Jalur Gaza, di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 26 November 2023. Layanan penjara Israel mengatakan 39 tahanan Palestina dibebaskan pada 26 November 2023 berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Pengumuman itu muncul setelah 13 sandera Israel dibebaskan di wilayah Palestina berdasarkan kesepakatan tersebut, bersama dengan tiga warga Thailand dan seorang warga negara ganda Rusia-Israel.
Seorang tahanan Palestina (tengah) memberi isyarat di antara para pendukung dan kerabatnya setelah dibebaskan dari penjara Israel dengan imbalan sandera Israel yang dibebaskan oleh Hamas dari Jalur Gaza, di Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada 26 November 2023. Layanan penjara Israel mengatakan 39 tahanan Palestina dibebaskan pada 26 November 2023 berdasarkan ketentuan perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza. Pengumuman itu muncul setelah 13 sandera Israel dibebaskan di wilayah Palestina berdasarkan kesepakatan tersebut, bersama dengan tiga warga Thailand dan seorang warga negara ganda Rusia-Israel. (Fadel SENNA / AFP)

Dalam kunjungan keempatnya ke Timur Tengah pekan lalu sejak serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyampaikan draf kesepakatan kepada Israel.

Draf itu menyebutkan negara-negara tetangga Israel, yang mayoritas beragama Islam, akan membantu merehabilitasi Gaza setelah perang usai dan melanjutkan integrasi ekonomi dengan Israel.

Dengan catatan selama Tel Aviv berkomitmen untuk mengizinkan pembentukan negara Palestina yang merdeka.

Baca: Israel Kembalikan 80 Mayat Warga Palestina Tanpa Organ, Sebagian Dalam Keadaan Terpotong-potong

Perundingan yang dimediasi AS tentang pembentukan negara Palestina di wilayah yang saat ini diduduki Israel gagal hampir satu dekade lalu.

Perkembangan terakhir dalam konflik Israel-Palestina yang berlangsung selama puluhan tahun itu dimulai saat militan Hamas menerobos masuk ke Israel selatan pada 7 Oktober.

Serbuan itu dilaporkan Israel menyebabkan 1.200 orang tewas dan sekitar 250 lainnya disandera.

Israel mengklaim, lebih dari 130 orang masih ditawan.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/PUTRADI PAMUNGKAS)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Gending Sriwijaya (2013)

    Gending Sriwijaya adalah sebuah film drama laga kolosal
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved