CURHATAN Sedih Baliah Pengemis 'A Kasian A' Disiram Air 2 Ember, Dimarahi, hingga Pernah Diusir

Tak hanya itu, dalam beberapa video juga terlihat Baliah mengenakan jas hujan berwarna biru sambil memegang baskom dan tas berwarna hitam.


zoom-inlihat foto
TribunnewsbogorcomMuammarudin-Irfaniuu.jpg
Tribunnewsbogor.com/Muammarudin Irfani
Pengemis yang viral di Bogor, Baliah 'A Kasihan A' menceritakan cerita pilu mengenai perilaku orang lain terhadapnya.


TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Inilah kisah sedih Baliah, pengemis yang viral di Bogor.

Baliah sendiri akhir-akhir ini viral di media sosial karena dalam sejumlah video yang beredar, dia mengucapkan kalimat 'Aa Kasihan Aa" dan "Teh Kasihan Teh" dilengkapi dengan intonasi.

Tak hanya itu, dalam beberapa video juga terlihat Baliah mengenakan jas hujan berwarna biru sambil memegang baskom dan tas berwarna hitam.

Sehari-hari, Baliah mengemis di kawasan Gunung Bunder, Kabupaten Bogor.

Pengemis yang viral di Bogor, Baliah 'A Kasihan A' menceritakan cerita pilu mengenai perilaku orang lain terhadapnya.

Sehari-hari, Baliah mengemis di kawasan Gunung Bunder, Kabupaten Bogor.

Baca: Punya Keluarga Kaya, Alasan Baliah Menjadi Pengemis di Gunung Salak Buat Orang Teteskan Air Mata

Baca: Nasib Akhir Pengemis A Kasihan A Usai Viral, Uang Jutaan Rupiah Bakal Sirna, Kades Tegas: Dia Kaya

Nama Baliah menjadi sorotan di media sosial TikTok karena ucapan "A kasihan A" saat mengemis.

Bahkan, cara dirinya meminta belas kasih pengendara yang melintas pun dijadikan parodi oleh para warganet lain.

Di balik viralnya Baliah, ternyata ia menyimpan kisah pilu.

Baliah, sosok pengemis di kawasan wisata Gunung Bunder yang sedang viral bersama suaminya Ropik, Jumat (12/1/2024).
Baliah, sosok pengemis di kawasan wisata Gunung Bunder yang sedang viral bersama suaminya Ropik, Jumat (12/1/2024). (TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Baliah bercerita, hasilnya mengemis pernah raib digondol orang.

"Udah (pernah) diambil uangnya dulu, (jumlahnya) engga tau ada yang curi," ujarnya, dilansir dari TribunnewsBogor.com, Jumat (13/1/2024).

Selain uangnya yang raib digondol orang, Baliah juga pernah disiram hingga diusir.

Peristiwa itu terjadi ketika Baliah mengemis di sekitar Curug Cigamea yang masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Disiram air dua ember di Curug Cigamea, dimarahin bapak-bapak, pindah ke bedeng (lokasi saat ini)," tuturnya.

Dengan kondisinya yang mengalami gangguan mental, Baliah saat itu hanya bisa pasrah dan tidak berbuat apa-apa.

Adapun, selama ini Baliah menjadi pengemis untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Ia tinggal bersama suaminya dan anak semata wayang mereka yang duduk di bangku kelas 5 SD.

Suami Baliah, Ropik adalah seorang tuna rungu sehingga kesulitan berbicara.

"Enggak bisa ngomong," kata Baliah.

Sehari-hari, uang yang didapatkan Baliah dari hasil mengemis ia belikan untuk kebutuhan anak hingga makan.





Halaman
1234
BERITATERKAIT
Ikuti kami di


KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

  • Film - Suka Duka Tawa

    Suka Duka Tawa adalah sebuah film drama komedi
  • Film - Caleg by Accident

    Caleg by Accident adalah sebuah film drama Indonesia
© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved