Menurut Gibran, apa pun keputusan Bawaslu tentang video itu, dia akan mematuhinya.
"Belum, belum (ada komunikasi). Saya nunggu saja apapun keputusannya saya mengikuti Bawaslu," ujar dia.
Putra sulung Presiden Jokowi itu tidak mempermasalahkan Bawaslu yang akan meneruskan temuan pelanggaran tersebut kepada Mendagri supaya kepala daerah yang melanggar UU Pemilu dibina.
"Ya enggak apa-apa (diberi pembinaan)," kata dia.
Video yang memperlihatkan Gibran itu diunggah oleh PDIP tanggal 21 Agustus 2023.
"Saya Gibran Rakabuming mengajak seluruh warga untuk berbondong-bondong ke TPS di 14 Februari nanti untuk memilih PDI Perjuangan dengan Pak Ganjar. Terima kasih," kata Gibran dalam video itu.
Baca: Fadli Zon Ungkap Daftar Kandidat Cawapres Prabowo, Gibran Paling Populer menurut Survei
Baca: Anies-Cak Imin Berduet, Pakar : Peluang Erick Thohir dan Gibran Jadi Cawapres Prabowo Terbuka
Sementara itu, video Bobby mengajak memilih Ganjar diunggah oleh PDIP tanggal 20 Agustus 2023.
"Saya Muhammad Bobby Afif Nasution,Wali Kota Medan ingin menyampaikan dan ingin mengajak bersama-sama kita bisa memilih pemimpin yang sudah jelas track record-nya seperti Bapak Ganjar Pranowo untuk bisa kita pilih pada Pilpres 2024 nanti," kata Bobby dalam video itu.
"Dan untuk seluruh kader PDI Perjuangan dan seluruh simpatisan, ayo kita menangkan PDI Perjuangan hattrick khususnya di Kota Medan, dan kita ajak masyarakat Kota Medan untuk memilih pdi perjuangan. Merdeka!" katanya.
(Tribunnewswiki)
Baca berita lain tentang Pemilu 2024 di sini.