TRIBUNNEWSWIKI.COM - Paspampres Praka Riswandi menggunakan cara ini untuk menculik Imam Masykur.
Melansir dari TribunnewsBogor.com, Imam diculik oleh Praka Riswandi pada 12 Agustus 2023.
Saat itu Praka Riswandi Manik bersama dua anggota lainnya mendatangi toko kosmetik milik Imam di Rempoa, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten.
Mereka datang sekitar pukul 20.00 WIB.
Kala itu Praka Riswandi dan temannya mengaku sebagai aparat kepolisian.
Saat itu Imam Masykur sedang shalat di masjid, dan proses penangkapan disaksikan oleh warga setempat.
Baca: Profil dan Biodata Lengkap 11 Formatur Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah 2023-2027
Untuk menjalankan aksinya, Praka Riswandi membawa map yang ia klaim sebagai surat penangkapan terhadap Imam.
Mereka membuat skenario seolah-olah hendak membawa Iman dengan tuduhan sebagai pedagang obat-obatan ilegal.
Selesai melaksanakan shalat, Imam langsung dimasukkan ke dalam mobil oleh ketiga oknum TNI tersebut.
Mobil yang digunakan dikendarai oleh kakak ipar Praka RM, yakni Zulhadi Satria Saputra alias MS, yang merupakan warga sipil.
Rupanya dalam penculikan itu Imam tak sendiri.
Ia diculik bersamaan dengan H.
Imam dan H sama-sama disiksa oleh ketiga oknum TNI tersebut selama di perjalanan.
Baca: Profil Wahyu Dian Silviani, Dosen Muda UIN Surakarta yang Tewas Dibunuh, Ternyata Lulusan Australia
Para pelaku juga menghubungi keluarga korban dan mengirim video penganiayaan melalui ponsel korban.
Mereka lantas meminta uang tebusan Rp 50 juta.
Namun di tengah perjalanan, para oknum TNI itu justru melepaskan H di sekitar tol Cikeas.
"Korban napasnya sudah agak sesak. Karena ketakutan akhirnya yang satu dilepas," kata Komandan Polisi Militer Kodam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar.
Baca: TAMPANG Praka RM, Oknum Paspampres yang Nekat Aniaya Pemuda Aceh hingga Tewas
Sosok korban selamat
Rupanya korban selamat dalam penculikan tersebut adalah teman dari Imam.
H dan Imam sama-sama bekerja di toko kosmetik yang sama.