Profil Wahyu Dian Silviani, Dosen Muda UIN Surakarta yang Tewas Dibunuh, Ternyata Lulusan Australia

Dian Silviani, dosen berprestasi, telah lolos dalam program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri


zoom-inlihat foto
Cerita-Dosen-Be334.jpg
Kolase foto febi.uinsaid.ac.id
Profil Wahyu Dian Silviani, Dosen Muda UIN Surakarta yang Tewas Dibunuh, Ternyata Lulusan Australia


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Nasib memilukan terjadi pada Wahyu Dian Silviani, Dosen muda UIN Raden Mas Said Surakarta yang meninggal karena dibunuh.

Wanita asal Mataram, Nusa Tenggara Barat ini ditemukan tewas di rumahnya yang terletak di perumahan Graha Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/8/2023).

Ia meninggal dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Jasad Dian pun diautopsi dan kini telah dikembalikan ke keluarganya.

Diketahui, rupanya dalam waktu dekat Dian rencananya akan melanjutkan kuliahnya di luar negri usai mendapatkan beasiswa LPDP.

Namun, Dian diduga tewas dibunuh usai ditemukan luka sayatan di tubuhnya.

Baca: Cerita Dosen Berhijab UIN Surakarta yang Dibunuh Kuli yang Renovasi Rumahnya, Karena Dihina Tolol

Wanita yang menyelesaikan gelar S2 di Macquarie University ini termasuk dosen berprestasi.

"Bu Dian, dosen berprestasi, telah lolos dalam program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ke luar negeri," terang Dekan FEBI UIN RM Said Surakarta, Ivan Rahmawan.

Bahkan beberapa gelar yang diterima korban sangat banyak.

Korban mempunyai sejumlah gelar di jenjang pendidikan.

Dari data Dikti, korban memang memiliki 3 gelar.

Diantaranya, gelar M.Sc, M.Env.sc, dan S.si.

Gelas S.Si didapatkan korban setelah mengenyam perkuliahan di Universitas Mataram.

Korban lulus dari kampus tersebut pada 2011.

Korban lalu melanjutkan studi di Macquarie University.

Baca: Mengenal Azizah Salsha, Calon Istri Pratama Arhan yang Merupakan Selebgram dan TikToker

Korban mendapat dua gelar akademik di kampus tersebut.

Gelar-gelar tersebut adalah M.Sc dan M.Env.sc.

Itu masing-masing didapatkan korban pada tahun 2015 dan 2016.

Baca: Mengenal Sosok Armuji, Wakil Walikota Surabaya yang Dibentak AKBP Toni Saat Eksekusi 28 Rumah

Diduga Korban Pembunuhan

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban.





Halaman
12
BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved