Heru Budi Sarankan Hybrid Working untuk Pegawai Swasta demi Atasi Polusi Udara di Jakarta

Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengimbau kepada perusahaan swasta untuk menerapkan hybrid working demi atasi polusi udara.


zoom-inlihat foto
Polusi-udara-terlihat-di-langit-Ibu-Kota-Jakarta.jpg
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Polusi udara terlihat di langit Ibu Kota Jakarta, Selasa (8/6/2021). Melalui platform pengukur kualitas udara Iqair.com yang merilis kualitas udara, Jakarta masuk 10 besar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia dengan menempati urutan ke 4.


“Dari Oktober (2022) sampai sekarang kami sudah menambah ruang terbuka hijau di 800 lokasi, kami juga sudah menanam 216 ribu pohon,” ujarnya.

Apakah Mobil Listrik Bisa Jadi Solusi Utama Atasi Polusi Udara di Ibu Kota?

Menko PMK, Muhadjir Effendy saat diwawancarai pada Senin (27/6/2022) di Universitas Brawijaya.
Menko PMK, Muhadjir Effendy saat diwawancarai pada Senin (27/6/2022) di Universitas Brawijaya. (KOMPAS.com/ Nugraha Perdana)

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy menilai, mobil listrik belum bisa menjadi solusi utama untuk mengatasi persoalan polusi udara di Jakarta.

Menurutnya, butuh waktu lama bagi masyarakat untuk menjadikan mobil listrik sebagai pilihan utama dalam berkendara.

"Sekarang baru sifatnya subtitusi," kata Muhadjir saat ditemui di Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, Senin (14/8/2023).

Untuk saat ini, Muhadjir mengimbau kepada masyarakat Jakarta untuk mengenakan masker demi menghindari polusi udara.

"Makanya jangan terlalu banyak menghirup, pakai masker," ujarnya.

Baca: Didorong Situasi Polusi Udara Tanah Air, Insto Hadirkan Varian Cool, Gandeng Jonatan Christie

Selain itu, menurut Muhadjir, pindah ke Ibu Kota Nusantara (IKN) yang baru di Kalimantan Timur juga dapat menjadi solusi atas polusi di Ibu Kota saat ini.

"Solusinya itu pindah ke IKN itu memang, itu solusi strategis itu nggak ribet lagi," paparnya.

Muhadjir juga mengklaim, Gubernur DKI Jakarta lah yang paling tahu solusi dari buruknya kualitas udara Jakarta saat ini.

Melansir Kompas.com dari laman IQAir, indeks kualitas udara di Ibu Kota tercatat di angka 159 dan masuk dalam kategori tidak sehat, pada Senin (14/8), pukul 06.46 WIB.

Jakarta diperkirakan dalam kategori kondisi tidak sehat selama beberapa hari ke depan hingga Selasa (15/8/2023).

Konsentrasi polutan tertinggi dalam udara DKI Jakarta hari ini ialah PM 2.5 atau partikel udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikrometer, dengan jumlah 71,4 mikrogram/meter kubik.

(Tribunnewswiki.com/TribunJakarta.com/Kompas.com)





BERITATERKAIT
Ikuti kami di
KOMENTAR

ARTIKEL TERKINI

Artikel POPULER

© 2026 tribunnnewswiki.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved