7. Bori-bori, Paraguay
Bori-bori (vori-vori) merupakan sup lezat khas Paraguay yang berisi daging (biasanya daging sapi atau ayam), pangsit lembut yang terdiri dari tepung jagung dan keju, serta sayuran seperti wortel, seledri, dan bawang.
Sup ini dibumbui secara tradisional dengan daun salam, cengkeh, dan peterseli, sementara kunyit memberikan warna keemasan yang kaya.
Bori-bori sangat populer selama bulan-bulan musim dingin, meskipun terkadang juga dikonsumsi selama musim panas.
Hal itu karena bori-bori disajikan dalam keadaan hangat dengan ditaburi peterseli dan paruta keju parmesan.
8. Ramen, Jepang
Ramen adalah sup mi yang pertama kali muncul di Jepang pada 1910, ketika para juru masak Cina mengkombinasikan mie dengan kaldu asin.
Mi keriting ini berwarna kuning cerah dan lebih elastis daripada mi Jepang yang dibuat pada saat itu.
Adonannya diuleni dengan air mineral yang mengandung natrium karbonat yang disebut kansui.
9. Shoyu ramen, Jepang
Shoyu ramen yang berbahan dasar kecap asin adalah salah satu dari empat kelompok utama ramen dengan mi, kaldu, dan berbagai topping yang menjadi tiga elemen penting.
Shoyu ramen mempunyai kuah yang berwarna gelap dan asin. Hal itu membedakan dari jenis ramen lainnya.
Biasanya, ramen ini menggunakan kaldu daging atau makanan laut yang dicampur dengan kombinasi kaldu kombu dan kecap asin yang harum.
10. Zurek, Polandia
Zurek adalah sup tradisional Polandia dengan memiliki ciri khas rasa asam yang berasal dari ragi asam atau fermentasi roti dan tepung gandum hitam.
Sup ini juga mengandung daging seperti sosis, bacon, atau ham, dengan tambahan sayuran seperti kentang dan jamur.
Meskipun sangat populer di seluruh Polandia, setiap daerah memiliki versi hidangannya sendiri.
(TRIBUNNEWSWIKI)