Sup ini terdiri dari santan, potongan atau suwiran ayam, lengkuas (tanaman berkayu berwarna coklat kemerahan atau merah muda yang mirip jahe), serai, bawang putih, bawang putih, cabai rawit, daun jeruk purut, kecap ikan, dan jamur shiitake.
Rasa lengkuas yang pedas, menyengat, sedikit asam, dan floral memberikan kontras yang menarik dengan santan yang lembut, menciptakan hidangan yang sangat aromatik dalam prosesnya.
Tom kha gai sangat bergizi dengan khasiatnya yang luar biasa, seperti menenangkan saluran pencernaan.
4. Sopa de lima, Meksiko
Hidangan tradisional dari Semenanjung Yucatan, Meksiko, sopa de lima adalah sup ayam dan tomat yang pedas serta beraroma nikmat.
Sup ini dibumbui dengan jeruk nipis Yucatan yang unik dan pahit serta cabai habanero yang pedas.
Karena jeruk nipis asli Yucatan tersebar di seluruh semenanjung, tidak mengherankan jika jeruk nipis ini digunakan dalam berbagai resep masakan Yucatan.
Sup ini cocok dinikmati di berbagai iklim atau musim serta mempunyai manfaat bagi tubuh karena kandungannya.
5. Taiwanese hot pot, Taiwan
Hot pot versi Taiwan disantap selama musim dingin, terutama pada hari-hari yang dingin dan hujan.
Hidangan ini tidak memiliki resep khusus, namun terdiri dari sepanci kaldu dan berbagai macam bahan yang dimasak di dalamnya.
Bahan di dalam panci kaldu itu diambil dan kemudian dicelupkan ke dalam saus yang menyertainya sebelum dimakan.
Kaldunya dapat dibuat dari bonito dan kombu, rempah-rempah Cina, acar kubis, tulang babi, susu, miso, atau kimchi.
Bahan-bahan yang dimasak di dalamnya sering kali termasuk sayuran akar, tahu, pangsit, kue ikan, talas goreng, atau daging yang diiris tipis.
Sebagian besar restoran hot pot memiliki bar bumbu dengan saus dan hiasan seperti saus sha cha (saus barbekyu yang berasal dari sate), kecap asin, cuka putih, cuka hitam, pasta wijen, bawang putih, daun ketumbar, cabai, daikon, dan wijen.
6. Ciorba radauteana, Rumania
Ciorba radauteana adalah sup tradisional Rumania. Ini merupakan sup yang dibuat dengan kombinasi ayam, bawang bombay, paprika merah, seledri, wortel, air perasan lemon, bawang putih, peterseli, dan krim asam.
Sesuai namanya, sup yang terasa asam karena campuran lemonnnya ini berasal dari kota Radauti, Rumania.
Bahan-bahan tersebut kemudian direbus dengan api sedang hingga daging dan sayuran menjadi empuk.
Di Rumania, sup ini dikenal dengan khasiatnya sebagai obat penghilang rasa sakit dan menyebuhkan gejala flu.